banner 728x90

Diduga Lakukan Penipuan, Ririn Terpaksa dilaporkan ke Pihak Berwajib

Diduga Lakukan Penipuan, Ririn Terpaksa dilaporkan ke Pihak Berwajib

Sumaterapost.co – Diduga telah melakukan penipun terhadap Warga Desa Kurungan Raya, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Ririn Aftiah (38) terpaksa dilaporkan kepihak berwajib.

Pelaporan tersebut berdasarkan LP Nomor : LP/359/V/2018/LPG/Res Tanggamus, Tanggal 16 Mei 2018.

Ririn dilaporkan ke pihak yang berwajib karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan terhadap korban yang bernama Nana Restiyana (32), salah seorang warga yang satu daerah dengan pelaku.

Diketahui Ririn yang merupakan salah satu pegawai BNN bersetatus PNS tersebut diduga telah melakuakan penipuan uang sebesar Rp. 73.000.000. adapun modus yang dilakukannya dengan cara meminjam untuk kepentingan kantor.

” Dia itu pijem duit kesaya untuk keperluan kantornya, dan temponya pun tidak lama, jika saya perlu nanti dana tersebut disiapkan,” ujar Nana saat berada dikediamannya, Rabu malam, (16/05/28).

Lanjut Nana, Tadinya saya belum mau melaporkan permasalahan ini ke kantor polisi, kita coba dengan cara kekeluargaan. Tapi tidak ada tanggapan, untuk itu saya pakai kuasa hukum.

” Sudah dua kali di somasi oleh Tarmizi. SH. M.Ridho Efriansyah, SH.MH, Nurhalim. SH. Kantor Hukum, Law Office Raya & Associate, untuk musyawarah secara kekeluargaan tapi tidak pernah ditanggapi, terpaksa kami laporkan,” paparnya.

Kejadian tersebut bermula pada Kamis (08/02/18), sekira pukul 13.30 WIB, di Jl. Raya Sumberejo, Dusun Tegal Sari, Pekon Kuta Dalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung, sang oknum BNN atas nama Ririn Aftiah (38) meminjam uang kepada korban, dengan alasan untuk keperluan kantor, dan jika dibutuhkan, maka akan segera dikembalikan jika diperlukan.

Selanjutnya korban memberikan uang tersebut secara bertahap, tahap pertama korban memberikan dengan nilai Rp. 40.000.000 pada Selasa, (17/10/17), dan tahap kedua diberikan dengan nilai Rp. 33.000.000, pada Kamis, (08/02/18).

Akhir bulan Februari, korban menghubungi Ririn melalui sambungan telpon seluler untuk menagih janji mengembalikan uangnya. Namun hingga kini pihak dari Ririn tak mengembalikan.

Merasa dirinya ditipu, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. (Ari)



Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan