banner 728x90

Diguyur Hujan Hingga Beberapa Jam, Krui Fair 2018 Dibuka Bupati Agus Istiqlal

Diguyur Hujan Hingga Beberapa Jam, Krui Fair 2018 Dibuka Bupati Agus Istiqlal

Sumaterapost, Krui – Sempat diguyur hujan hingga beberapa jam, perhelatan Krui Fair 2018 dibuka langsung Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung Agus Istiqlal, di Pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (16/4/2018) sekitar pukul 21.00, berlangsung khidmat.

Hadir dikegiatan tersebut, Wakil Bupati Pesibar Erlina, Sekkab Azhari, Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar Septi Istiqlal, para kepala daerah kabupaten tetangga Pesibar, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan masyarakat yang ikut hadir menyaksikan.

Dalam sambutannya Agus Istiqlal menyampaikan bahwa, Pesibar merupakan kabupaten paling bungsu di Provinsi Lampung. Namun demikian, memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang selalu berinovasi guna mendukung program pemerintah untuk menuju perubahan.
“Sehingga semua program unggulan yang diluncurkan baik oleh Pemkab Pesibar maupun Pemprov Lampung dapat terealisasi dengan baik,” ujar Agus.

Dilanjutkan Agus, Pesibar juga memiliki berbagai sektor yang menjadi unggulan yaitu sektor pariwisata tentang keanekaragaman potensi alam yang bisa dikelola dengan baik, sehingga dapat dijadikan sebagai objek wisata favorit oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara karena keindahan dan ketinggian ombaknya. Selain itu sektor perikanan dan kelautan, Pesibar memiliki laut yang indah dan luas dengan potensi perikanan tangkap dengan jenis-jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi seperti ikan blue marlin (Tuhuk), lobster, ikan hias dan hasil perikanan lainnya.

“Oleh karena itu, potensi sumber daya yang ada tersebut tergantung bagaimana kita mengolah dan mengelolanya,” lanjut orang nomor satu di Pesibar itu.
Masih jelasnya, sektor pertanian juga Pesibar memiliki tanah yang cukup subur sehingga segala bentuk tanaman bisa tumbuh dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan hasil bumi yang menjanjikan dibandingkan dengan kabupaten lain. “Contohnya damar, kopi, lada, sawit, dan cengkih,” tambah Agus.

“Untuk itu, guna mempercepat perkembangan pembangunan pada berbagai aspek dan bidang kehidupan, tentunya kita memerlukan peran dari teknologi informasi dan komunikasi seperti internet, radio, telekomunikasi, media pertunjukkan, pameran dan lain sebagainya dalam upaya penyebaran informasi kepada masyarakat luas,” imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan Agus, salah satu upaya Pemkab Pesibar dalam menyebarkan serta menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat melalui kegiatan pameran pembangunan Krui Fair Tahun 2018 yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan hari jadi Pesibar ke-V dengan tema mewujudkan masyarakat yang beradat, beradab, berbudaya, beragama dan persatuan ini.

“Penyelenggaraan pameran pembangunan Pesibar Tahun 2018 ini merupakan kegiatan promosi pembangunan yang dilaksanakan di Pesibar. Momentum pameran pembangunan diharapkan dapat dijadikan ajang untuk mempromosikan didunia luar,” terus Agus.
Selain menggelar pameran pembangunan, juga ditelah dilangsungkan kegiatan tutu kopi lesung yang dilakukan oleh para ibu-ibu. Tutu kopi lesung merupakan salah satu kebiasaan masyarakat zaman dulu dalam menumbuk kopi hasil panen.

Event pameran seperti ini, sambung dia , merupakan salah satu ajang promosi potensi alam dan budaya asli Pesibar serta meningkatkan investasi, juga sebagai media hiburan bagi masyarakat Pesibar. Dengan pameran tersebut juga masyarakat dapat mengetahui dan menilai kinerja pembangunan saat ini dengan harapan dapat meningkatkan partisipasinya dalam menyukseskan pembangunan di Pesibar.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Pesibar, untuk berperan aktif guna menyukseskan kegiatan pameran pembangunan tahun ini. Ucapan terimakasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan pelaksanaan kegiatan pameran pembangunan ini. semoga kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan harapan yakni aman, lancar dan sukses,” ungkapnya.

Dia menandaskan pihaknya mengajak semua pihak untuk menyadari bahwa bila ingin melihat daerah tercinta ini makin maju dan makin sejahtera, maka tidak ada jalan lain kecuali memberdayakan seluruh potensi yang ada. “Selain itu memantapkan kebersamaan antar kelompok masyarakat dan pelaku pembangunan dengan jajaran Pemkab Pesibar,” tutupnya.

Pembukaan Krui Fair 2018 kali ini diwarnai dengan pesta rakyat. Tampak dipanggung usai melakukan pembukaan Bupati Pesibar didampingi para kepala daerah kabupaten tetangga, melakukan pesta kembang api dan alunan beberapa buah lagu oleh Bupati Bengkulu Selatan.(gus)



Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan