Sumaterapost.co

Setiap Orang Punya Cerita

banner 728x90

Faktor Alam Salah Satu Penyebab Terhambatnya Pembangunan Komplek Pemkab

Faktor Alam Salah Satu Penyebab Terhambatnya Pembangunan Komplek Pemkab

Sumaterapost, PESISIR BARAT – Agus Istiqlal,Bupati Pesisir Barat didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Jalaludin, serta perwakilan PT. Nindya Karya, meninjau pembangunan komplek perkantoran pemkab setempat, Kamis (11/10).

Dilapangan terlihat Bupati meninjau dibeberapa titik dan konstruksi bangunan yang kini masih terus dikebut itu.

Kepada wartawan,Bupati mengatakan bahwa keterlambatan pengerjaan pembangunan komplek perkantoran pemkab tersebut, dikarenakan faktor alam yang diluar prediksi. “Faktor alam cukup menghambat dan itu tidak bisa kita lawan,” ungkapnya.

Kendati begitu kata Bupati, pihaknya tetap menargetkan bahwa proyek multiyears itu selesai 100 persen pada 2019 mendatang. Tahun depan sudah selesai pembangunannya dan sudah bisa digunakan kata dia.

Ditambahkan dirinya meminta agar DPUPR segera melakukan tahapan-tahapan untuk pembangunan masjid agung, yang nantinya akan dibangun ditengah-tengah komplek tersebut. “DPUPR segera menyusun perencanaannya dan persiapan lainnya untuk pembangunan masjid agung,” tambah Bupati.

Bupsti juga memproyeksikan kedepannya komplek perkantoran pemkab dan DPRD nantinya tidak hanya menjadi pusat pemerintahan bagi eksekutif dan legislatif.
“Komplek perkantoran pemkab dan DPRD harus bisa menjadi ikon pariwisata. Dengan begitu masyarakat bisa ikut menikmatinya sebagai lokasi pariwisata,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan PT. Nindya Karya, Budi, ketika dimintai tanggapannya mengatakan bahwa saat ini realisasi pengerjaan konstruksi bangunan kantor Bupati baru mencapai hingga 65 persen. “Kami sangat optimis mampu menyelesaikan kontrak kami hingga 100 persen hingga batas waktunya yakni akhir Desember tahun ini,” kata Budi.

Menurut Budi, kendala terbesar yang menghambat proses pengerjaan yakni kondisi tanah keras,yang nyaris sama dengan batu. “Itu kendala terbesarnya sehingga cukup menyita waktu. Meski demikian kendala tersebut sudah teratasi,”ujarnya.
Dirinya berharap dengan dukungan 90 tenaga tenaga kerja,ia yakin kontrak selesai tepat waktu.gus.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan