Home / Lampung / Kisah Tentang Pesona Ranau, Sabet Juara Lomba Menulis Pesona Lambar

Kisah Tentang Pesona Ranau, Sabet Juara Lomba Menulis Pesona Lambar

Sumaterapost – Keindahan Danau Ranau dan bentang alam memesona yang dikisahkan Christian Heru Cahyo Saputro dengan tajuk “Sepihan Surga di Bumi Beguwai Jejama” berhasil menyisihkan puluhan karya dalam  Lomba Menulis Pesona Lampung Barat (Lambar) yang diselenggarakan Forum Literasi Lampung Barat (FLLB), belum lama ini.

Dalam  puncak acara Pekan Literasi Lambar di Lamban Kopi, Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, Lambar, Minggu, 4/2 lalu, Dewan Juri yang terdiri dari Sastrawan Lampung  Udo Z Karzi,  Putri Buku Indonesia 1996 Yusmalasari A Duarsa dan Ketua PWI Lampung Barat  Vicky Andrias  menetapkan karya Christian Heru Cahyo Saputro ini menjadi juara pertama  dalam lomba ini.

Juara kedua, kata Udo, direbut Mahdalena dengan judul karya “Koralaba Menembus Asa”. Lalu, Ande Larista Simatupang dengan judul karya “The Name is Hamtebiu Not ‘Hantu’biu” menjadi juara ketiga.

Sedangkan juara harapan 1, 2, dan 3 secara berurut diraih oleh Renzi Saputra dengan judul karya “Nyambai: Seni Pertunjukan Kerakyatan di Bumi Sekala Brak”,  Asis Budi Santoso dengan judul karya “Menggagas Konsep Agrowisata Lampung Barat”, dan Eni Muslihah dengan judul karya “Senja di Kebun Raya Liwa hingga Nyeruput Kopi Luwak”. Peraih Hadiah Sastra Rancage 2017 , Udo Z Karzi, lebih lanjut, mengatakan, selain pemenang, terdapat pula 20 tulisan terpilih. “Tulisan pemenang dan tulisan terpilih akan dibukukan dalam buku berjudul “Sepotong Surga di Kaki Pesagi”, yang diterbitkan Forum Literasi Lampung Barat bekerja sama dengan Pustaka LaBRAK.

Sementara itu, Ketua Panitia Donna Sorenty Moza, mengatakan Gerakan Lampung Barat Membaca yang dicanangkan Bupati Lambar Parosil Mabsus (PM) di hari pertama kerjanya harus diapresiasi dan didukung semua pihak. “Kerja nyata berkelanjutan dalam bentuk donasi buku (buku tulis, bacaan, kisi-kisi ujian, agama dsb), pembangunan jejaring literasi (komunitas), pembuatan Perbup Literasi, dan sebagainya menjadi agenda kesehariannya sebagai kepala daerah,” ujarnya.

Puncak Pekan Literasi Lambar  diisi dengan berbagai agenda di sejumlah tempat di Way Tenong (Tambak Jaya, Padang Tambak dan Mutaralam) yang dihadiri berbagai elemen pegiat literasi, antara lain Bunda Literasi Lambar Partinia, penggiat literasi Lampung Eni Amalia, aktivis Motor Perahu Pustaka Lampung Ardi Yanto, dan Puteri Buku Indonesia 1996 Yusmalasari.

 Ketua FLLB Donna Sorenty Moza menambahkan, acara ini menjadi ajang diskusi dan silahturahmi bagi jejaring literasi  dalam upaya memantaokan gerakan terwujud nya Lambar sebagai Kabupaten Literasi.

Pada kesempatan itu, Dona juga, mengingatkan, agar nama-nama yang disebutkan sebagai nomine diharapkan untuk melengkapi biografi naratif singkat maksimal 15 baris disertai alamat surat, Facebook, dan nomor kontak, ke email:  donamoza84@gmail.comuntuk keperluan penerbitan buku tersebut. “Setiap penulis yang karyanya dimuat dalam buku ini akan diberikan satu buku sebagai bukti pemuatan,” tutup Dona.  (ena)

Check Also

Inilah Daftar Nama Para THLS Yang Lulus Uji Praktek di RSUD Bob Bazar

Sumaterapost.co – Badan Layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Bob Bazar, SKM, Kalianda, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *