banner 728x90

Rangka HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu, STMIK Gelar Seminar IT

Rangka HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu, STMIK Gelar Seminar IT

Sumatera Post, PRINGSEWU – “Peran Teknologi Untuk Pringsewu Bersahaja”. Merupakan tema Seminar yang digelar STMIK Pringsewu dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pringsewu Ke-9.

Seminar yang digelar di AULA STMIK Pringsewu, pada Selasa (12/3) menghadirkan mara sumber dari Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu Mahrizan Al Rizkie – Kasi. Telekomunikasi) dan Polres Tanggamus (Nofriansyah, S.T – Kasubnit Tipiter Sat. Reskrim, diikuti olwh para dosen dan mahasiswa STMIK Pringsewu, serta para Guru SMA/ SMK / MA sederajad se Kabupaten Pringsewu.

Seminar yang dibuka oleh Nur Aminudin.M.T.I Wakil Ketua III mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M didampingi Elisabeth Yunaeti A, M.T.I Wakil Ketua I, Kasmi, M.M Wakil Ketua II, Oktafianto, M.T.I Kaprodi Manajemen Informatika dan Komputer.

Dalam sambutannya Nur Aminudin, mewakili Ketua STMIK Pringsewu Hj. Rita Irviani, M.M mengatakan, seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan.

Menurutnya, setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi informasi sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

Nur Aminudin menjelaskan, Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Menyikapi keadaan ini, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu melaksanakan seminar tersebut. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. Pendidikan tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya, ucapnya.

Diakhir sambutannya, Nuramidunin menegaskan kepada mahasiswa/i STMIK Pringsewu, “Lisanmu adalah hargamu, Perilakumu adalah hargamu”. Ujarnya
Dalam acara seminar tersebut, Mahrizan Al Rizkie dari Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu memaparkan secara jelas Peran Teknologi untuk Pringsewu Bersahaja, sedangkan Nofriansyah, S.T dari Polres Tanggamus berkaitan dengan UU ITE

Nofriansyah mengatakan, UU ITE ini mengatur berbagai hal terkait kegiatan di dunia maya, termasuk salah satu isu sensitif yaitu masalah pencemaran nama baik. Oleh sebab itu diperlukan adanya suatu aturan yang mengatur tentang penggunaan social media agar setiap orang mendapatkan kebebasan dan kenyamanannya dalam jejaring social tanpa ada yang terganggu.

Menurut Nofriansyah, Salah satu alasan pembuatan UU ITE adalah bahwa pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat cepat telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi. Kemunculan UU ITE membuat beberapa perubahan yang signifikan, khususnya dalam dunia telekomunikasi, seperti Telekomunikasi merupakan salah satu infrastruktur penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Perkembangan teknologi yang sangat pesat tidak hanya terbatas pada lingkup telekomunikasi itu saja, melainkan sudah berkembang pada TI, Perkembangan teknologi telekomunikasi di tuntut untuk mengikuti norma-norma etika yang ada. Ujarnya. (ti)



Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan