Sumaterapost.co

Setiap Orang Punya Cerita

banner 728x90

Seni Pilar Penting dalam Penguatan Karakter Bangsa

Seni Pilar Penting dalam Penguatan Karakter Bangsa

Sumaterapost – Seni merupakan salah satu pilar penting dalam penguatan karakter bangsa. Dengan belajar seni diharapkan karakter siswa akan terbangun dengan baik. Untuk itulah Kementrian Pendidikan dan kebudayaan meluncurkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) .

Hal itu diungkapkan Kadisdikbud Provinsi Lampung Drs Sulpakar, MM dalm sambutannya, yang dibacakan Kasi Sejarah Farizal A.T, ketika membuka Pameran dan Pentas Seni GSMS 2018 di Mall Kartini, Bandar Lampung (7/12) lalu.Kegiatan pameran ini berlangsung selama 3 hari, dari 7 – 9 Desember 3018.

Lebih lanjut, Sulpakar, mengatakan kekayaan seni budaya yang dimiliki bangsa Indonesia agar terus bertumbuhkembang dalam lingkungan masyarakatnya harus terus dikawal. Seni budaya yang menjadi penanda indentitas dan cermin kearifan lokal harus terus ditumbuhkembangkan , salah satunya lewat dunia pendidikan. “Keberagaman seni budaya itu perlu difasilitasi dan diimplementasikan secara optimal di sekolah dan di masyarkaat sehingga kondisi ini menjadi perangkat strategis untuk membentuk karakter bangsa,” tegas Sulpakar.

Ditambahkannyaa, melalui kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dapat membantu dam memfasilitasi keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni budaya yang selama ini menjsdi kendala di satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA /SMK.
Semangat GSMS ini, lanjut Sulpakar, sebagai upaya pemerintah yang bersifat menyeluruh dengan melibatkan warga sekolah dan masyarakat dapat menyaring budaya asing yang mengikis moral genersi muda dengan memicu dan memacu kapasitas seni budaya bangsa kita yang kaya dan beragam.”Harapannya dengan gelaran program GSMS ini dapat meningkatkan wawasan peserta didik tentang seni budaya serta memberikaan motivasi untuk berprestasi di bidang seni,” pungkasnya.

Sementara itu, penanggungjawab kegiatan GSMS Provinsi Lampung, Hari W Jayaningrat, dalam laporannya mengatakan , kegiatan GSMS tahun 2018 diikuti oleh siswa SMA/SMK swasta dan negeri di Lampung dari 5 kabupaten/kota yaitu; Pringsewu, Pesawaran , Lampung Selatan, Bandar Lampung, dan Metro. “GSMS ini melibatkan ratusan siswa dari 45 SMA/SMK, 45 seniman, 45 asisten seniman dan sekolah sebagi stakeholder,” urai Hari W Jayaningrat yang juga Kasi Kesenian Disdikbud Provinsi Lampung.

Program GSMS ini digelar, lanjut Hari, tujuannya agar para peserta didik dapat menyerap secara langsung ilmu pengetahuan, ketrampilan dan sikap kreatif kepada senimannya. “Program ini juga merupakan salah satu upaya untuk menanamkan kecintaan sekaligus wawasan yang lebih luas tentang karya seni sehingga dapat memperkuat karakter peserta didik,” papar Hari.

Hari menambahkan, hasil dari pembelajaran GSMS dipresentasikan dalam pameran dan pementasaan dengan tujuan diapresiasi masyarakat luas. “Untuk tahun ini unjuk karya para siswa peserta program GSMS 2018,berupa paameran dan pentas seni kami gelar di Mall Kartini Bandar Lampung. Kami gelar di ruang publik agar sasaran apresiasi lebih luas lagi sekaligus memperkenalkan karya para siswa ke masyarakat,” pungkas Hari.(Cristian Saputra)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan