banner 728x90

Surat Panggilan DPR yang Tidak Dianggap

Surat Panggilan DPR yang Tidak Dianggap

Sumaterapost.co–Ini dia keterangan pers dari Jaringan Kerakyatan (JK), sebuah LSM di Lampung,  yang mengawal Komisi III DPR untuk pengusutan skandal cinta Ridho dengan Sinta.

Hari Rabu besok tanggal 19 April 2017 pukul 11.00 WIB, Komisi III DPR RI kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan M. Ridho Ficardo selaku Gubernur Lampung terkait dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan bernama Sinta Melyati.

Agenda RDP ini sebenarnya cukup luar biasa, menurut Joni Fadli dan Resmen Kadapi, lantaran sebelum pelaksanaan RDP dengan Gubenur, Komisi III telah mengirimkan surat ke Kapolri agar Kapolri menghadirkan Ridho Ficardo. Tapi apa nyana, untuk kesekian kalinya RDP antara Komisi III dan Ridho Ficardo itu gagal digelar.

Menyikapi hal tersebut, Jaringan Kerakyatan (JK) Lampung sangat menyesalkan peristiwa batalnya RDP ini. Bagi kami, DPR sebagai salah satu lembaga tinggi negara martabatnya sudah diruntuhkan oleh Gubernur Ridho Ficardo maupun oleh Kapolri. Ketidak hadiran Ridho Ficardo adalah bentuk pengabaian terhadap lembaga tinggi negara ini.

“Oleh karena itu, kami mendesak agar Komisi III makin bersikap tegas terhadap Kapolri dan Gubernur Ridho Ficardo. Jangan sampai lembaga terhormat ini dikangkangi mereka yang terus-terusan merasa arogan!” demikian Joni dan Resmen. (tim)

Joni Fadli dan Resmen Kadapi..



Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan