Sumaterapost.co

Setiap Orang Punya Cerita

banner 728x90

The Emperor Band, Ingin Jadi Ikon Anak Muda Indonesia dan Go Internasional

The Emperor Band,  Ingin Jadi Ikon Anak Muda Indonesia dan Go Internasional

Sumaterapost – Terasa ada nuansa dan greget lain ketika pada gelaran Cheng Ho Night Festival, Sabtu ( 1/8) lalu yang merupakan rangkaian Festival Cheng Ho 2018, terasa ada greget dan nuansa lain, ketika sekelompok anak muda yang tergabung dalam The Emperor Band unjuk kebolehan.

Band The Emperor yang mempunyai taglineThe 1st Youngster Mandarin Band from Semarang ini  benar-benar tampil ciamik dan berhasil membawa suasana serasa di negeri Tirai Bambu.

Band Mandarin Anak Muda Pertama dari Semarang ini terbentuk pada penggal akhir tahun 2015 , ketika Julian (Vokal), Adie (Keyboard), Sam (Bass), Vano (Gitar) & Kenny (Drum) punya passion dan keinginan bersama untuk mengusung lagu-lagu mandarin agar lebih memasyarakat. Kelima anak muda Semarang ini hingga kini benar-benar konsinten dengan komitmenya untuk berkarya di jalur lagu-lagu mandarin.

Sang vokalis Julian mengatakan, The Emperor, memang sejak awal didirikan bertekad akan mengusung  lagu-lagu mandarin favorit dari masa ke masa. “Kami menggarapnya  dengan aransemen yang ‘easy listening’ dengan tujuan mampu menyatukan penikmat lagu-lagu mandarin dari generasi muda hingga generasi tua.

Keyboardist The Emperor  Adie, menambahkan, grupnya punya misimemasyarakatkan lagu Mandarin yang merupakan bagian dari budaya budaya Tionghoa agar tidak punah.”Kami ingin lagu-lagu diminati dari berbagai kalangan, terutama tentunya generasi muda,” ujar Adie.

Hal senada diungkapkan Bassit The Emperor , Sam, ini merupakan pilihan sebagai salah tanggungjawab moral kami sanak muda Tionghoa. “  Visi  kami ingin menjadi pioner dan juga trend setter   jagad entertain. Kami ingin terus berkarya serta menggali kreativitas untuk mempopulerkan lagu-lagu mandarin,” papar Sam.

Untuk itu, Gitaris The Emperor, Vano,menambahkan, Tke Emperor terus show  diberbagai ajang private party : wedding, birthday party, gathering, perayaan imlek,  tahun baru dan banyak lagi. “Kami juga sering tampil di event besar seperti; Festival Cheng Ho dan Event Imlek di Sam Poo Kong. Bahkan kami mendapat kehormatan tampil pentas di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) dua tahun berturut-turut,”  jelas Vano.

Drummer The Emperor, Kenny, menambahkan  ke  depan, kami ingin punya target untuk masuk dapur rekaman membuat album dan go Internasional mengharumkan nama Indonesia.  “Mimpi kami,  The Emperor, bisa menjadi icon generasi muda yang dengan bangga melestarikan salah satu dari kekayaan bangsa Indonesia yaitu budaya Tionghoa,” pungkas Kenny optimistis. (Christian Saputro)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan