Sumaterapost.co

Setiap Orang Punya Cerita

banner 728x90

Usman Ali: TNI Kedepan Bisa Bangun Komunikasi yang Baik dan Bersinergi

Usman Ali: TNI Kedepan Bisa Bangun Komunikasi yang Baik dan Bersinergi

Sumaterapost, LAMPUNG TIMUR – Pihak TNI silaturahmi dengan organisasi pers atas pemberitaan di beberapa media online, terkait kesalah pahaman dengan salah satu oknum pengamanan (anggota TNI),di dinas pendidikan kebudayaan lampung timur kamis (8/11/2018).

Dikesempatan silaturahmi tersebut perwakilan TNI kodim 0411 Peltu Usman Ali yang didampingi pelda usman efendi,dan pelda Tarno menyampaikan kejadian tersebut tidak unsur kesengajan murni miskomunikasi,dan tidak ada unsur menghalangi-halangi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Saya atas nama korp TNI mewakili anggota kami Tarno memohon maaf kepada kawan-kawan wartawan yang ada dilamtim,kami hari ini silaturahmi yang bertujuan mengklarifikasi pemberitaan kemarin yang tentunya karena miskomunikasi,saya yakin kejadian ini menjadi hal yang berarti,oleh karena itu saya harap kami TNI kedepan bisa membangun komunikasi yang baik,dan bisa bersinergi”kata Usman Ali

Kemudian Ketua pwi Lamtim Musannif effendi yusnida menambahkan, dalam hal ini TNI sudah mengklarifikasi tidak ada penghalangan kerja wartawan, dan dari pihak wartawannya sendiri yakni Tarmizi Husen sebagai ketua Forum Komunikasi Surat Kabar Mingguan (FKSKM) Lampung timur sudah saling memaafkan atas kesalah pahaman yang terjadi kemarin di dinas pendidikan kabupaten lamtim. Insan pers dan TNI duduk bersama terkait pemberitaan dugaan adanya anggota TNI yang bertugas di dinas pendidikan kabupaten lamtim menghalang-halangi kinerja pers.

“Dalam hal ini pihak TNI dan pers sudah duduk bersama untuk saling memaafkan atas adanya kesalah pahaman ini, Tarmizi selaku wartawan juga telah memahami bahwasannya TNI bukan bermaksud menghalangi kinerja wartawan. Kita sudah duduk bersama antara TNI dan pers serta saling memaafkan, dalam hal ini TNI bukan bermaksud menghalangi kinerja pers yang dilindungi undang-undang pers nomor 40 yahun 1999, namun hanya salah paham saja, untuk itu pertemuan ini dilakukan guna mengklarifikasi miskomunikasi antara pers bernama Tarmizi dan anggota TNI bernama Pelda Tarno yang berada di dinas pendidikan lamtim,” papar fendi sapaan akrab ketua PWI Lamtim.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh TNI dari kodim 0411 lamteng yang diwakili oleh Peltu Usman Ali, Pelda Usman Effendi dan Pelda Tarno, Ketua PWI Lamtim Musannif Effendi, Ketua FKSKM Tarmizi beserta puluhan insan pers yang ada dikabupaten lampung timur.(SmS)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan