14 Kali Beraksi, DPO Curanmor Polres Binjai Dihadiahi Timah Panas

SumateraPost.co, Binjai – Tim Opsnal Satreskrim Polres Binjai mengamankan seorang pelaku kejahatan yang selama hampir dua tahun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Binjai, Selasa (14/01/2020) sore.

Pelaku yang diamankan itu berinisial RA alias Rian, penduduk Jalan Simpang Adios, Dusun III, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Pemuda pengangguran tersebut ditangkap setelah sebelumnya diamankan pihak Satreskrim Polrestabes Medan, berikut barang bukti satu unit sepeda motor jenis Yamaha Scorpio dan sebuah kunci T.

“Dalam penangkapan itu, tersangka RA terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan yang mengenai kakinya, karena berupaya melarikan diri,” ungkap Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, melalui Kasubbag Humas, AKP Siswanto Ginting, Rabu (15/01/2020) pagi.

Siswanto mengatakan, operasi penangkapan terhadap tersangka RA dipimpin langsung Kasat Reskrim, AKP Wirhan Arief dan Kanit I Pidum, Ipda Hotdiatur Purba.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini merupakan tindaklanjut atas laporan aksi pencurian tiga unit sepeda motor yang terparkir di halaman Rumah Kos Ungu, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, 20 Juli 2018 silam.

“Identitas pelaku sendiri berhasil kita ungkap setelah aksinya mencuri sepeda motor, sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di halaman depan Kos Ungu,” sebut Siswanto.

Dalam kasus ini, katanya, RA dipersangkakan melanggar Pasal 363 ayat (1) butir 4e dan 5e KUHPidana, tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukuman maksimalnya tujuh tahun pidana penjara.

Menariknya, ungkap Siswanto, tersangka RA diduga bagian dari sindikat curanmor lintas kabupaten/kota. Sebab aksi kejahatan itu tidak hanya dilakukan sekali oleh pelaku, melainkan 12 kali di Kota Binjai dan dua kali di Kota Stabat, Kabupaten Langkat, sepanjang periode 2018 hingga 2019.

Dalam hal ini, aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan tersangka RA di Kota Binjai, meliputi di Jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat hijau, dan di Terminal Bus, Jalan Ikan Paus, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat merah.

Selanjutnya, di depan Komplek Pusat Perbelanjaan Modern Binjai Supermall, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat merah, dan di depan Kantor Bank BNI Cabang Binjai, dengan sasaran sepeda motor Honda Vario merah.

Kemudian, di depan Minimarket Indomaret, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, dengan sasaran sepeda motor Honda Supra X biru, dan di depan Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Sumbermuliorejo, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 19 Medan-Binjai, Kecamatan Binjai Timur, dengan sasaran sepeda motor Honda Supra X hitam.

Berikutnya, di halaman parkir Rumah Kos Ungu, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, dengan sasaran tiga sepeda motor dari berbagai jenis, dan di Depan Minimarket Alfamart Tandam, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat merah.

Setelah itu, di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat merah, dan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat hijau.

Lalu, di depan Toko Roti French Bakery, kawasan Tugu Pahlawan Kota Binjai, dengan sasaran sepeda motor Honda Supra X hitam, dan di depan Apotek Ayah Bunda, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat hitam.

Sedangkan dua aksi pencurian sepesa motor yang dilakukan tersangka RA di Kota Stabat, Kabupaten Langkat, meliputi di halaman Masjid Raya Stabat, dengan sasaran sepeda motor Honda Supra X silver, dan di Alun-Alun Kota Stabat, dengan sasaran sepeda motor Honda Beat merah.

“Sejauh ini, Satreskrim Polres Binjai masih mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga berhubungan dengan tersangka RA. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Langkat, mengingat dua dari 14 TKP curanmor terjadi di Kota Stabat,” ungkap Siswanto. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here