15 % APBG 2020, Setiap Gampong Dianggarkan Penanganan dan Pencegahan Covid-19

SumateraPost.co, Aceh Timur – Kabar gembira bagi masyarakat Aceh Timur, dalam minggu ini Insya Allah, Pemerintah Aceh Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong ( DPMG ), bahwa masing – masing Gampong ( Desa) di Wilayah Aceh Timur dengan jumlah 513 Gampong akan mempersiapkan segala upaya dalam penanganan dan pencegahan Covid – 19 bagi seluruh masyarakat di setiap gampong.

Tafialsyah, S.Sos.ST, Plt. Kadis DPMG Aceh Timur, ( Jumat, 03 April 2020) pada media Sumatera Post, diruang kerjanya memberikan penjelasan, Insya Allah dalam minggu ini surat edaranya akan kami sampaikan kepada setiap Kepala desa, tinggal menunggu di tandatangani oleh Bupati Aceh Timur “, Ujar Tafialsyah.

Nantinya, jelas Tafialsyah, 15 % maximum APBG (APBDes) 2020, anggaranya akan digunakan untuk kebutuhan bentuk penanganan dan bencegahan oleh setiap Pemerintah di Gampong bagi setiap masyarakat, termasuk persiapan keluarga masyarakat yang datang dari luar daerah atau dari luar negeri, karena nantinya di setiap gampong akan menyediakan tempat penginapan warga yang di isolasi, selain itu juga akan menyediakan segala kebutuhan yang menyangkut dengan penanganan covid – 19 di Desa.

Jadi satuan gugus tugas penanganan dan pencegahan penyebaran covid di setiap gampong, dibawah kordinator Kepala desa yang di bantu aparatur gampong masing – masing yang berperan di Gampong, tapi tetap di bawah pembinaan Muspika Kecamatan dan Para medis, yang nantinya akan menjalin kordinasi dengan DPMG”, Pungkasnya.

Selain itu, untuk penyediaan masker sebagai alat pelindung diri setiap masyarakat di gampong, itu tugas PKK dan jajaranya, dapat meyediakan masker dengan menjahit, sudah direncanakan Satu gampong akan memproduksi masker 1000 masker, jadi nantinya Aceh Timur akan tersedia masker kepada masyarakat sebanyak 1000 x 513 Gampong totalnya mencapai 513.000 masker akan tersedia “, Ujar Tafialsyah.

Semua ini kita lakukan atas dasar kebersamaan kita serta turut berpartisipasinya masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid -19 dan mengacu pada Mekanisme Perubahan APBDes Tahun 2020 Untuk Pencegahan Virus Corona (Covid 19), Salah satu upaya pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Desa PDTT RI dalam meminimalisir penyebaran virus corona, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menerbitkan Surat Edaran Menteri Desa Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Surat edaran tersebut berisikan tentang petunjuk tatacara pencegahan penyebaran Virus Corona ditingkat desa, Surat edaran ini menjadi dasar bagi desa untuk melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2020 dengan cara menggeser pembelanjaan bidang, dan subbidang lain menjadi bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak desa, dan bidang pelaksanaan pembangunan desa untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Mekanisme Perubahan APBDes Tahun 2020 Desa Tanggap Virus Corona (Covid-19)

Adapun mekanisme pelaksanaan kegiatan pencegahan Virus Corona (Covid-19) sebagai berikut:

Pemerintah Desa berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa, serta unsur terkait lainnya untuk membentuk Relawan Desa penanganan Virus Corona (Covid-19), dengan struktur sebagai berikut:

1. Ketua : Kepala Desa,

2. Wakil Ketua : Ketua BPD,

3. Anggota yang terdiri atas: Perangkat Desa, Anggota BPD, Kadus, Pendamping PKH, Bidan Desa, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, PKK, serta unsur masyarakat lainnya. Dengan melibatkan mitra dari unsur Babinkamtibmas, Babinsa, dan Pendamping Desa.

Pemerintah Desa berkoordinasi dengan BPD untuk melakukan Perubahan APBDesa dengan cara menggeser pembelanjaan bidang, dan subidang, dengan pengalokasiannya sebagai contoh sebagai berikut :

A.  Bidang: Pelaksanaan Pembangunan Desa

? Sub Bidang :  Bidang Kesehatan

? Kegiatan: Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan

? Jenis Kegiatan : Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

Rincian Kegiatan :

1. Sosialisasi Hidup Bersih dan Sehat

2. Sterilisasi Fasilitas Umum

3. Partisipasi Relawan Desa

4. Pengadaan Sistem Informasi Kesehatan

5. Dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan

B.  Bidang: Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak Desa

? Sub Bidang: Pencegahan, dan

Penangulangan Bencana

? Kegiatan: Pencegahan, dan Penangulangan Bencana

? Jenis Kegiatan :

1. Pembentukan Satgas/Relawan Pencegahan Corona (Covid-19)

2. Pengadaan Sistem Keamanan Warga

3. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana 4. Sosial Kesehatan (Covid-19)

5. Dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan

? Sumber Rujukan :

1. Pasal 40 ayat 1 huruf c Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa

2. Pasal 40 ayat 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa

3. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2020

4. Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Semoga bermanfaat untuk perangkat desa, dan juga teman-teman pendamping desa sebagai bahan rujukan dalam pelaksanaan didesa.

Ditambahkanya, bagi Gampong yang telah mengajukan kegiatan program desa tapi belum memasukan terkait penanganan dan pencegahan Covid dapat mengajukanya di APBG Perubahan dan sebaliknya gampong yang belum samasekali menyusun program desa dapat segera memasukan pengajuan kegiatan tersebut pada tahun anggaran 2020.(TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here