Upaya Meningkatkan Motivasi Melalui Model Kooperatif Learning TIPE STAD

Brebes SumateraPost.co – Pada Peserta Didik KELAS VII A SMPN 7 Brebes Semester Gasal Tahun Pelajaran 2020/2021. Kegiatan Pembelajaran Di SMP N 7 Brebes khususnya kelas VII A Belum Menampakkan Suasana Yang Hidup .Tampak sekali motivasi belajar peserta didik masih rendah. Rendahnya motivasi belajar peserta didik dapat diketahui setelah dilakukan pengamatan selama proses belajar berlangsung. Hal ini terlihat pada saat pembelajaran berlangsung masih banyak peserta didik yang tidak mengerjakan apa yang diminta oleh guru , hanya beberapa peserta didik saja yang aktif, sedangkan yang lain bersikap pasif, kurang bersemangat dan sulit untuk berkonsentrasi, sehingga suasana di di dalam kelas terasa mati dan kurang menggairahkan. Hal ini dikatakan oleh Guru SMP N 07 Brebes Akhmad Naimmudin,SE. Jum’at (13/11/2020).

Menurutnya rendahnya motivasi tersebut membawa dampak pengiring (nurturent effect) pada kelas tersebut yaitu memiliki rata-rata hasil belajar yang rendah. Hal ini dapat dilihat dari Ketidakaktifan peserta didik mengikuti kegiatan belajar, Kurang memahami rmanfaat materi pembelajaran, Kurang membutuhkan kegiatanpembelajaran, Rendahnya pemahaman peserta didik tentang materi belajar.

Rendahnya hasil pembelajaran disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya faktor peserta didik dan guru . Dari faktor peserta didik, rendahnya hasil belajar disebabkan karena tingkat
Pemahaman peserta didik yang rendah serta motivasi belajar peserta didik rendah. Kegiatan pembelajaran dianggap sulit, membosankan dan tidak menarik. Peserta didik bahkan tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan dimanfaatkan.

Aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar kurang baik. Dalam kegiatan belajar maupun dalam penugasan peserta didik cenderung pasif dan menunggu temannya untuk mengerjakan tugas. Beberapa peserta didik sama sekali tidak mau mengerjakan tugas dengan alasan tidak bisa atau tidak membawa LKPD. Bahkan beberapa peserta didik sengaja lebih memilih bercakap-cakap atau bermain-main dengan teman dibandingkan dengan mengerjakan tugas LKPD.

Dari faktor guru , rendahnya hasil belajar disebabkan karena guru belum menggunakan berbagai macam media. Guru masih terpaku pada cara tradisional, pembelajaran lebih bersifat teacher-centered dengan alasan klasik kekurangan waktu dan kekurangan sarana prasarana.

Melihat kenyataan di atas masalah yang dihadapi peserta didik harus segera diatasi karena motivasi belajar sangat menentukan sekali terhadap keberhasilan dalam proses belajar. Apabila permasalahan kurang meningkatnya motivasi peserta didik baik dalam hal bertanya, berdiskusi dan menjawab pertanyaan serta rendahnya keberanian presentasi, tidak segera diatasi akan berakibat kurang berkembangnya tingkat motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan untuk mengatasi rendahnya motivasi belajarn peserta didik di kelas VII A tersebut.

Naim nama panggilan guru SMPN 7 Brebes dalam rangka meningkatkan motivasi belajar peserta didik agar proses pembelajaran di kelas dapat optimal dan berkualitas. Adapun tindakan yang dipilih peneliti adalah dengan menerapkan model belajar yang dapat meningkatkan motivasi dan melibatkan peserta didik dalam proses belajar. Oleh karena itu peneliti dalam penelitian ini menerapkan belajar melalui model pendekatan STAD berbantuan LKPD bagi peserta didik kelas VII A pada semester I tahun pelajaran 2020/ 2021(Sugiarto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here