Dipastikan Beberapa Kecamatan Akan Dilakukan PSU

Sumaterapost.co, Taneh Karo – Proses persidangan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karo di Mahkamah Konstitusi (MK) terus bergulir. Bahkan kemungkinan besar beberapa kecamatan bakal diulang. Karena telah memasuki tahapan sidang pengajuan bukti-bukti otentik, dan hal ini dipastikan beberapa kecamatan akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Hal ini disampaikan salah satu kuasa hukum Paslon nomor urut 1, Ronald Abdi Negara Sitepu, SH melalui telepon seluler, Rabu (10/02/2021) kepada Sumaterapost.co sekira pukul 15:15 WIB.

“Saat ini kita masih menunggu, karena para hakim sedang rapat permusyawaratan hakim (RPH). Semua kasus yang masuk lagi dirapatkan. Apakah ini akan dilanjutkan atau berhenti disini,” ujarnya.

Namun menurutnya, kemungkinan besar Pilkada Karo bakal diulang. Karena telah memasuki pengajuan bukti-bukti dan saksi. “Dalam persidangan pada agenda Tanggapan dari Termohon (KPUD Karo) serta Pemberi keterangan (Bawaslu) sala satunya kejadian di Tigabinanga, Kecamatan Tigabinanga,” ujarnya.

Baca Juga :  Kades Bersama Kaposyan Rawang Panca Arga Tangkap Pelaku Penyetroman Ikan

Lebih lanjut dibeberkannya, kejadian di Tigabinanga sudah luar biasa. Diantaranya “Kotak suara tidak tersegel dan kunci tertukar. Bahkan seluruh saksi tidak mengantongi dan menandatangani hasil perhitungan suara ditingkat kecamatan Artinya tidak tandatangan berarti tak menerima,” sebut Ronald.

Untuk itu, lebih jauh dikatakannya, hasil rapat permusyawaratan hakim, rencananya hari Kamis atau Jumat sudah didapat. Sidang akan dilanjutkan. “Kami yakin, dalam penetapan hakim akan menetapkan sidang terkait Pilkada Karo akan dilanjutkan dalam Pembuktian,” tukasnya.

Sebab, sambungnya lagi, pihaknya bukan mempersoalkan hasil, tapi proses. Karena dalam jawaban KPU menyebutkan bahwa permohonan Pilkada Karo tidak ranah MK. “Makanya Kita butuh prosesnya, kalau proses tidak benar, berarti hasil pun akan diragukan kebenarannya. Bukti otentik ada, kita akan perjelas itu. Bayangkan kunci gembok kotak suara di TPS Desa Tigabinanga tertukar di TPS Desa Perbesi,” tambah Ronald lagi.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja, Wakil Walikota Binjai Tinjau Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Untuk itu, semua bukti akan ditunjukkan, termasuk kunci gembok yang tertukar diTPS 1 Tigabinanga ke TPS 2. Begitu juga di TPS 25 Kelurahan Lau Cimba Kabanjahe. Sekaligus dalam rapat pleno penetapan Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Ketua KPUD Karo, Gemar Tarigan mengatakan dalam rapat pleno bahwa kelalaian atau kesalahan adalah hal yang biasa terjadi di dalam penyelenggara. Hal ini dapat kita buktikan dalam Catatan keberatan Saksi yang dibuat oleh saksi nomor urut 1 Soni Husni Ginting pada sidang pleno Penetapan Hasil rekapitulasi Kabupaten Karo serta ditandatangani oleh Ketua KPUD Karo, Gemar Tarigan.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja, Wakil Walikota Binjai Tinjau Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Begitu juga dengan dikeluarkannya secara langsung saksi nomor urut 1 oleh Panwascam pada perhitungan ditingkat Kecamatan Tigabinanga, ini merupakan hal yang sudah melebihi tupoksi jabatan sebagai panwascam. Jam 01:00 WIB dini hari saksi atas nama Sonni Husni Ginting dikeluarkan karena protes adanya kecurangan,”terangnya.

Sambung Ronald lagi, pihaknya diantaranya Very Junaidi SH, S.Firdaus Tarigan SH MH, Hakim Torong SH, Imran Sinulingga SH, Slamet SH, Jamil SH, Reminda SH dan Ibnu SH kuasa hukum pasangan calon nomor urut 1 (Jusua Ginting-Saberina Tarigan) telah menjalankan proses hukum karena ini juga merupakan bagian dari Tahapan Pilkada./(Mawar Ginting)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here