35 Wartawan Yang Tergabung di PWI OI Mendapatkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan

SumateraPost – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Ilir merespon positif inisiatif dari rekan-rekan awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ogan Ilir yang telah mendaftarkan anggotanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir siap mendukung dan memfasilitasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi PWI OI sebagai apresiasi terhadap kinerja para wartawan yang dinilai sangat berperan penting dalam pembangunan dan kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar melalui Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Edy Demang yang mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah sangat mendukung program BPJS ini, khususnya bagi PWI.

Baca Juga :  Pelaku Terduga Curas Dibekuk Polres Musi Rawas

“Kami di sini hanya bisa memfasilitasi agar para insan pers benar-benar mendapatkan jaminan ketenagakerjaan saat bertugas,” kata Edy kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Cabang (Kacab) BPJS wilayah Palembang, Zain Setiadi mengungkapkan, profesi wartawan sangat rentan terhadap kecelakaan kerja karena mereka bertugas sepanjang hari, bahkan hingga 24 jam.

Zain menjelaskan, untuk kecelakaan kerja, biaya pengobatan peserta BPJS tanpa batas sesuai dengan kebutuhan medis.

“Kami bekerjasama dengan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), karena ini sifatnya jaminan sosial dan tidak diskriminatif,” jelas Zain.

Lanjutnya , bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia di saat bertugas atau saat jam kerja, akan mendapatkan santunan senilai 180 bulan upah.

Baca Juga :  Update COVID-19 Muba: Bertambah 11 Kasus Sembuh, 2 Positif

Selain itu,bagi dua orang anak ahli waris juga akan mendapatkan biaya jaminan pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi dengan total Rp 174 juta.

“Untuk santunan kepada anak ahli waris ini akan dibayarkan setiap tahun,” tandasnya.

Tak hanya itu, bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia karena penyebab lainnya, selain kecelakaan, maka tetap akan mendapatkan santunan yakni sebesar Rp 42 juta.

“Program ini dibuat pemerintah betul-betul untuk kesejahteraan bagi warga negara,” jelas Zain.

Ketua PWI Ogan Ilir, Yasandi mengatakan, untuk saat ini, baru ada 35 orang wartawan di Ogan Ilir yang mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Terdiri 24 Personil Gabungan Mengatur Lalin Di Pos Penyekatan Sungai Pinang

“Layanan BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota PWI ini, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK),” jelasnya.

Menurut Yasandi, PWI Ogan Ilir berinisiatif mendaftarkan para anggotanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan demi memperoleh jaminan bagi para wartawan di saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Setelah pendaftaran gelombang pertama ini usai, selanjutnya PWI Ogan Ilir akan menghimpun data calon peserta BPJS Ketenagakerjaan gelombang kedua.

“Untuk gelombang kedua, masih kami himpun data bagi penerima kartu sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya Yasandi. Red#

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here