4000 Ribu Pedagang Kaki Lima dan Warung Menerima Bantuan Tunai Dari Pemkab Labuhanbatu

Sumaterapost.co | Sumut – Sebanyak 4000 pedagang kaki lima dan warung akan menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) TNI tahun 2022, bantuan tersebut akan dilaunching pada, Rabu 18 Mei 2022, di Aula Makodim 0209/LB jalan Pramuka Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara.

Disaksikan Dandim 0209/lb Letkol Inf Asrul K. Harahap, (Han), Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Abdul Karim.

Baca Juga :  Bupati Dan Wabup Mengikutin Rakor Antarinstansi Revitalisasi Bahasa Daerah Sumatera Utara

Bantuan dimaksud diberikan para pedagang kaki lima dan warung sebagai bentuk perhatian serius dari Pemerintah. Untuk memberikan dukungan bagi pelaku usaha khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah, Pemerintah telah meluncurkan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW). Bantuan ini secara khusus menyasar Kabupaten dan Kota.

“Hari ini kita lounching bantuan dari pemerintah melalui TNI untuk para pedagang kaki lima dan warung, semoga ini membawa manfaat bagi masyarakat,” ucap Dandim 0209/LB.

Baca Juga :  Beda Pilihan Saat Pilkades, Kades di Deliserdang Desak Kadus Mundur

“Ada sekitar 4000 pedagang dilabuhanbatu dan 4000 lagi dilabura yang akan menerima bantuan ini,” ujar Asrul.

Hal itu dibenarkan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, dijelaskannya, Bantuan bagi para PKL dan warung yang hari ini mulai diluncurkan selain sebagai kompensasi juga diharapkan kembali menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Baca Juga :  Kanwil DJP Sumut I Sita Aset Dalam Kasus Tindak Pidana Perpajakan

“Saya berharap bantuan ini dapat digunakan untuk modal usaha, tidak dibelanjakan untuk barang-barang konsumtif,” ujarnya.

Apresiasi dan ucapan terima kasih diberikan Wakil Bupati Labuhanbatu atas tersalurnya bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung BTPKLW-TNI untuk warga Labuhanbatu.

“Bantuan ini sangat membantu para pedagang yang terdampak akibat pandemi,” tutupnya.

(H. Harahap)