6 Fakta Kejanggalan Terdapat Pada Kematian Lina

BANDUNG, (sumaterapost.co) – Rizky Febian melaporkan atas kematian almarhumah Lina ibunda tercintanya. Dirinya melaporkan lantaran menemukan kejanggalan atas wafatnya ibunda pada hari Senin (6/1/2020) kemarin. Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Saptono Erlangga.

Rizky Febian (akun Facebook).

Kombes Pol Saptono Erlabgga Selasa (7/1/2020) kepada wartawan di Mapolda Jabar mengatakan, bahwa Rizky Febian putra sulung pelawak senior Sule telah melaporkan ke Mapolrestabes Bandung pada Senin (6/1/2020) kemarin.

Laporan Rizky Febian langsung ditindaklanjuti oleh Polrestabes Bandung. Laporan tersebut karena ditemukan adanya kejanggalan atas kematian almarhumah Lina Jubaedah “laporan yang dilayangkan Rizky karena menemukan hal yang tidak wajar, dimana pada tubuh Ibundanya terdapat lebam pada leher dan tubuhnya” jelas Saptono.

Ditambahkan oleh Kombes Saptono laporan yang dilayangkan oleh Rizky Febian ke Mapolrestabes Bandung belum ada sebagai terlapor, sifatnya baru laporan adanya kejanggalan atau ditemukan hal yang tidak wajar atas kematian ibundanya.

Selain itu Rizky mengutarakan terkait kematian Lina Jubaedah, Rizky menyangkal bahwa kematian ibunya itu akibat menderita penyakit jantung “sebenarnya mamah tidak menderita sakit jantung, cuma sering sesak dan lambungnya naik. Paru – paru, jantung semua aman, ini berdasarkan hasil check up jantung, maka dari itu ada yang tidak wajar” ungkap Rizky.

Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung Rabu (8/1/2020) langsung bergegas mendatangi rumah almarhumah Lina Jubaedah untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ketika dilakukan olah TKP nampak hadir suami Lina yakni Teddy, ia pun turut mendampingi tim Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung Jawa Barat.

Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan pencarian benda – benda yang kemungkinan dapat dijadikan alat bukti. Kurang lebih 2 jam polisi melakukan proses pencarian dan pemeriksaan didalam rumah almarhum Lina Jubaedah. Dimulai pemeriksaan pada pukul 11.00 Wib sampai pukul 13.00 Wib.Dari hasil olah TKP Polisi mengamankan sejumlah barang diantaranya DVR rekamab CCTV, CPU Komputer dan satu unit koper.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung yang memimpin melakukan olah TKP AKBP Galih Indragiri tidak banyak memberikan keterangan kepada wartawan “beberapa benda yang kami bawa, dan benar recaman CCTV berupa decodernya yang dibawa” pungkasnya. (Muh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here