80 Jiwa Korban Longsor Membutuhkan Tim Medis dan Logistik

0
Kondisi pergerakan tanah di Kampung Hegarmanah Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat.

BANDUNG (sumaterapost.co) – Akibat turun hujan yang mengguyur wilayah Bandung Barat dengan intensitas tinggi selama beberapa hari belakangan ini. Menyebabkan pergeseran tanah di Kampung Hegarmanah Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (11/2/2020) kemarin.

Longsor yang mengakibatkan 10 rumah rusak, dan 80 jiwa dievakuasi di tempat yang aman. Hal itu dikhawatirkan adanya longsor susulan sehingga bisa mengancam rumah yang lainnya. Sebanyak 80 jiwa saat ini berada di penampungan sementara.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat Dudy Prabowo menjelaskan. Peristiwa yang terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 tersebut. Mengakibatkan rusaknya 10 unit bangunan rumah warga dengan kerusakan berpariatif. Sebanyak 3 rumah kondisinya rusak berat dan 1 rumah tertimbun longsor. ” sebanyak 80 jiwa sudah diungsikan ditempat yang aman” ujarnya.

“Untuk kerugian dari kerusakan akibat longsor ucap Dudy, sementara waktu belum dapat ditaksir. Mengingat adanya kerusakan pada lahan kolam ikan, sekitar tiga hektare lahan pertanian rusak dan yang lainnya” imbuhnya.

Baca Juga :  Ulat perusak tanaman serang Uganda

Pantauan Sumaterapost.co dilapangan, terjadinya longsor diakibatkan adanya saluran yang tidak berfungsi. Pergerakan tanah dimungkinankan masih akan terjadi, terkait hal tersebut pihak kemanan baik Polri dan TNI dikerahkan.

Beberapa tenda dibangun seperti pos pemantau dan pos keamanan. Sampai berita ini diturunkan belum adanya bantuan dari pemerintah dan tim medis serta logistik untuk masyarakat terdampak longsor.(Muh. Yadi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here