9,6 Gram Sabu & Lima Pelaku Berhasil di Ungkap Polres Karo Dalam Sepekan

Sumaterapost.co, Tanah Karo – Polres Karo melalui jajaran Satresnarkoba, berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Tanah Karo selama sepekan keempat bulan November 2020. Dari lima kasus ini, personel Satresnarkoba berhasil mengamankan lima orang pelaku beserta barang buktinya. Selasa(01/12/2020)

Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono SH MH SIK melalui, Kasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Henry D Tobing, mengatakan seluruh pelaku diamankan dari lokasi yang berbeda. Dikatakannya, dari kelima pelaku ini didapatkan barang bukti 9,6 gram sabu dan 59,5 gram ganja.

Baca Juga :  Purba Kelahiran D.Tombak Tak Bernyawa di Temukan Dalam Kamar Kos

“Kita dari Satresnarkoba Polres Tanah Karo, berhasil mengungkap lima kasus selama pekan keempat. Untuk barang bukti yang kita dapat, sabu sebanyak 9,6 gram, sedangkan ganja seberat 59,5 gram,” ujar Henry, Senin (30/11/2020).

Adapun kelima pelaku yang didapat selama seminggu terakhir ini, diantaranya Dedi Barus, diamankan di Desa Sukarame Kecamatan Munthe, Senin (23/11). Kronika Pelawi ditangkap di Desa Ajibuhara, Kecamatan Tigapanah, Kamis (26/11). Yakin Harapenta Depari ditangkap di Desa Seberaya, Kecamatan Tigapanah, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga :  Silaturahmi Dengan Ormas dan OKP, Kapolsekta Kotapinang Ajak Bersinergi Perangi Narkoba

Edward Purba ditangkap di Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe, Kamis (26/11). Andi Ivanta Kaban ditangkap di Kelurahan Tambak Lau Mulgap, Berastagi, pada Kamis (26/11/2020).

Dirinya mengatakan, saat dilakukan penggeledahan pihaknya mendapatkan narkotika yang disimpan para pelaku ini berada di tempat yang berbeda. Bahkan, ada juga salah satu pelaku yang menyimpan narkoba di tempat yang cukup unik, karena disimpan di bola lampu.

Baca Juga :  Pemuda 19 Tahun di Langkat Ditemukan Tewas Tergantung

“Jadi dari para pelaku ini, ada yang menyimpan narkobanya di tempat yang tersembunyi untuk mengelabuhi petugas,” katanya.

Atas perbuatan pada pelaku, akan dipersangkakan dengan pasal 112 dan pasal 114, undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Diakhiri Kasat Narkoba Henry dengan menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta membantu petugas, dengan memberikan informasi jika ada peredaran narkoba./(Mawar Ginting)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here