Bogor – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor Raya gelar Sekolah Jurnalistik secara daring, dengan tema Peran Diskominfo dalam Membangun Kesadaran Beretika di Dunia Maya, “Meningkatkan Semangat Jurnalis dalam Pergerakan IMM di Era Digital”.
Hal itu dilakukan untuk penguatan kapasitas dan pengetahuan jurnalis di Indonesia mengenai perkembangan jurnalistik diperuntukkan kader IMM se-Indonesia dan pemuda/i pada umumnya, Minggu (29/8/21).
Dari hasil seleksi yang ketat, ada 50 Peserta dari kader IMM se-Indonesia dan Mahasiswa umum lainnya yang lolos mengikuti sekolah jurnalistik.
Sementara Keynote Speaker, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Bogor, Rahmat Hidayat. Untuk narasumber, Ketua PWI Kota Bogor Arie Utama Surbakti, ketua PWI kabupaten Bogor H. Subagiyo, S.Ip, dan DPP IMM sebagai Editor Media Republika yaitu Ahmad Soleh.
Rahmat Hidayat menyampaikan rasa terimakasihnya telah diundang khusus dalam kegiatan ini. “Terimakasih telah di undang dalam kegiatan sekolah jurnalistik ini. Saya berharap kedepannya mahasiswa bisa berkolaborasi dengan Diskominfo dan menjadi seorang jurnalis yang kompeten,” ucapnya.
Sementara itu, ketua umum PC IMM Bogor, Muhamad Yunus menuturkan jika kegiatan sekolah jurnalistik ini merupakan kegiatan tahunan.
“Ini kegiatan tahunan yang bersifat sustainable, mengingat pentingnya edukasi jurnalistik terhadap kalangan muda, khususnya kader-kader IMM,” ujarnya.
“Kader IMM menjadi seorang jurnalis, maka Kader IMM harus aktif dalam penulisan berita yang berbobot dan mengupas kejadian-kejadian faktual di lapangan, yang kemudian memberikan hal positif bagi masyarakat luas,” tegas Yunus menambahkan.
Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo, mengapresiasi sekolah jurnalistik yang digelar IMM Bogor. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Disini saya hanya sekilas menyampaikan langkah-langkah awal menjadi seorang jurnalis, serta agar peserta paham kode etik profesi seorang jurnalis,” kata H. Subagiyo.
Sedangkan Ketua PWI Kota Bogor, Arie Utama Surbakti, berharap agar peserta memahami prinsip-prinsip dasar jurnalis. “Saya menyampaikan agar peserta sekolah jurnalistik mampu menjawab tantangan digitalisasi dan memahami ketrampilan yang harus dilakukan seorang jurnalis,” ujar Ari sapaan akrabnya itu.
Diakhir, ketua pelaksana Sekolah Jurnalistik PC IMM Bogor, Shofi Sulhan Eban menyampaikan ucapab terima kasih kepada semua yang telah berperan serta demi suksesnya kegiatan ini.
“Kepada stakeholder yang berpartisipasi dalam agenda sekolah jurnalistik ini, tentu menjadi kehormatan dan narasumber yang kompeten. Besar harapan kami, mampu menggiring kader-kader IMM yang mempunyai kapasitas yang luas terhadap jurnalistik itu sendiri,” pungkasnya. (Den)




