Langsa – Kadis Pertanian, Perikanan, dan Kelautan Kota Langsa Banta Ahmad kepada sumatera post.co terkait musibah terbenamnya Excavator dilahan tambak milik masyarakat Gampong Keude Birem yang terjadi beberapa hari lalu dan naik tayang diberbagai media dirinya mengatakan.
“Sesuai surat tambak yang di keluarkan pada tahun 1981 tertulis Kabupaten Aceh Timur Kecamatan Langsa, namun lokasi tambak itu sekarang masuk dalam kawasan Pemerintah kota Langsa yaitu Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baroe, Kota Langsa sebut Banta saat dijumpai di Kantornya, Selasa, 19 Oktober 2021.
Banta menambahkan, “musibah yang menimpa Excavator tersebut terjadi pada tanggal 12 Oktober 2021 beberapa hari lalu, sementara masyarakat peminjam yang merupakan warga Gampong Alue Dua atas nama Darwis sudah melaporkan kejadian itu kepada kami yang kami terima tanggal 13 Oktober 2021, untuk saat ini pihak kami dari dinas Pertanian tengah berupaya untuk mengevakuasi alat berat tersebut ke darat, sebut Banta.
Ia menambahkan, “adapun Excavator yang mengalami musibah itu bukan milik Pemerintah kota Langsa tapi bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan, sementara yang milik Pemerintah kota Langsa untuk saat ini sedang mengerjakan lahan tambak milik masyarakat di Gampong Sungai Pauh Tanjung, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, terang Banta.
Lebih lanjut Kadis Pertanian ini menjelaskan, “alat berat Excavator (Beko) yang mengalami musibah tersebut merupakan alat berat khusus yang diprioritaskan untuk membantu masyarakat para petani tambak dalam wilayah Pemerintah Kota Langsa, begitu juga halnya dengan lahan milik Darwis sesuai surat lokasinya berada di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, artinya pemilik tambak itu warga Langsa bukan warga Aceh Timur, ujarnya.
Dijelaskannya lagi, “pengunaan Excavator tersebut mengacu kepada juknis dan juklak pemanfaatan yaitu untuk membantu pengembangan usaha pertanian tambak masyarakat dengan ketentuan gratis tanpa ada biaya yang kita ambil, pemilik lahan cukup menyediakan bahan bakar berupa solar, pungkasnya. (Mustafa)




