Sumaterapost.co | Pringsewu – Sofyan Wicaksono, mantan peserta Jambore Nasional 2006 Jatinangor Jawa Barat, dilantik menjadi Ketua Kwartir Ranting Sukoharjo, Pringsewu, oleh Ka Mabicab Gerakan Pramuka Sukoharjo, Rudito, Pada Sabtu (12/2) di Balai Pekon Pandan Surat Sukoharjo.
Prosesi pelantikan Ka Kwarran Sukoharjo ini, diawali dengan Pelantikan Majelis Pembimbing Ranting Sukoharjo, Rudito oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Pringsewu, Fauzi, selanjutnya, Ka Mabiran Rudito melantik Ketua Kwarran Sukoharjo, Sofyan Wicaksono, setelah pelantikan Sofyan Wicaksono sebagai Ka Kwarran, kemudian, Ka Kwarran melantik Dewan Kerja Ranting (DKR) Sukoharjo, Sriwahyuni, kesemuanya akan menjalankan tugasnya untuk masa bhakti selama 3 tahun (2022 – 2025).
Dalam sambutannya Ka Kwarcab Pringsewu, Kak Fauzi, panggilan akrab di Gerakan Pramuka mengatakan, dengan dilantiknya Majelis Pembimbing dan Ka Kwarran serta ketua DKR, merupakan awal dimulainya pelaksanaan kinerja untuk kepengurusan yang baru dalam melaksanakan program kepramukaan secara berkesinambungan peraturan yang berlaku di Gerakan Pramuka.
Bagi para Mabi dan pengurus Kwarran bertanggungjawab dalam memajukan Gerakan Pramuka di wilayahnya, agar anggota Pramuka menjadi contoh dan garda terdepan dalam ikut serta membangun bangsa ini sesuai dengan kemampuan dan keahlian dibidangnya masing-masing dan untuk peserta didik bagaimana mempersiapkan diri ikut serta dalam proses pembangunan bangsa ini.
Ka Kwarcab Pringsewu yang juga sebagai Wakil Bupati Pringsewu mengingatkan, bahwa, bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas yang memerlukan keikhlasan, kerelaan dan pengabdian. Orang dewasa ini mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi.
Alat bagi masyarakat dan organisasi
Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya. Jadi kegiatan kepramukaan yang diberikan sebagai latihan berkala dalam satuan pramuka itu sekedar alat saja dan bukan tujuan pendidikannya.
“Demikian pentingnya pendidikan kepramukaan dalam pengembangan diri siswa. Semoga pendidikan pramuka dapat bermanfaat untuk membentuk moral dan etika yang baik serta menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai Pengurus dan Andalan dalam Gerakan Pramuka,” ungkapnya.
(Andoyo)




