Sumaterapost.co | Medan – Ketua Umum DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara, H Mukhtar S.H.,M.M mengatakan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah merupakan Tahun Baru Islam.
Muharram bulan mulia dan banyak peristiwa dalam perkembangan agama Islam. Bahkan banyak peristiwa penting terjadi sebelum masa Nabi Muhammad SAW.
Dalam menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1444 H, umat Islam harus memiliki semangat tinggi untuk merayakannya termasuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Umat Islam harus bersemangat merayakan Tahun Baru Islam. Kalau Tahun Baru Masehi, umat Islam ramai-ramai merayakannya kenapa tahun baru hijriah sepi-sepi saja,” kata Mukhtar saat membuka Gebyar 1 Muharram 1444 H di Masjid Raya Aceh Sepakat Sumatera Utara, Rabu, (27/7/2022).
Gebyar Muharram 1444 H yang digelar oleh Aceh Sepakat Sumatera Utara, Medan dan Yayasan Aceh Sepakat (YAS), berlangsung semarak dari tanggal 27-29 Juli.
Sementara panitia pelaksana Musabaqah Hifdzil Qur’an ,(MHQ), Lomba Adzan dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), diamanahkan pada Kenaziran Masjid Raya Aceh Sepakat.
Hadir di situ mendampingi Ketua Umum DPP Aceh Sepakat Drs. Armein Rusdin Yusuf, selaku Ketua Umum Yayasan Aceh Sepakat. Tampak di situ Ketua Bidang Pendidikan DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara, yang juga Sekretaris Majelis Pemangku Adat Aceh (MPA) Sumatera Utara Mahyani Muhammad, S.H.,SpN.,M.Kn, dan H. M. Hasbi Mustafa, SE, Ketua Yayasan Aceh Sepakat (YAS) Bidang Pengurusan Masjid Raya, yang keduanya menjadi Tim Pengarah atas kelangsungan Gebyar Peringatan 1 Muharram 1444-H
Selain itu Suriadin Noernikmat, ST, MM dan Prof Dr. Abdullah Jamil, MA, Ketua Bidang Organisasi DPP Aceh Sepakat Boy Arsyad, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Bustami Usman, Ketua Pembina Yayasan Aceh Sepakat Ir. HM. Natsir Amin.
Hadir juga dari Dewan Musapat Rudy Rodolf dan Wahab Yahya, Dewan Pembina Yayasan, Kepala Perwakilan Aceh, Camat Medan Petisah dan para Pengurus Masjid Raya Aceh Sepakat.
H. Mukhtar melukiskan umat Islam Indonesia mencapai 85 persen. Tapi sedikit sekali yang berperan dalam merayakan tahun baru Islam.Hal ini perlu introspeksi diri sendiri kenapa hal ini bisa terjadi.
“Dalam era perkembangan teknologi digital yang begitu melejit, terkesan kita dinina bobokan hingga kita lupa mensyiarkan Islam. Hal ini jangan sampai terjadi seperti Andalusia 800 tahun lalu.
“Bayangkan, di Medan saja kita lihat berapa persen berperan menyambut dan merayakanTahun Baru Hijriah?,” ujar Mukhtar, mantan Kakanwil DJP Sumut-I ini.
Dia berharap kegiatan Gebyar 1 Muharram 1444 H di Aceh Sepakat Sumut berjalan lancar dalam rangka meningkatkan syiar Islam yang selama ini terkesan sepi sepi saja dalam menyambut Tahun Baru Hijriah.
“Paling penting bagaimana membesarkan dan mensyiarkan melalui kegiatan keagamaan. Hal ini tentu membutuhkan kesadaran dan semangat tinggi dari umat Islam sendiri. Apakah dalam menyambut sekaligus mempringati tahun baru hijriah dan wajib kita rayakan bersama,” ingat H. Mukhtar.
Ketua Umum Yayasan DPP Aceh Sepakat Sumut H Armen Rusdin Yusuf. mengapresiasi panitia pelaksana Gebyar 1 Muharram 1444 H sekaligus mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1444 H
Ketua Panitia Ustad Muhammad Danil Fauzi, S.Pdi yang juga imam Masjid Raya Aceh Sepakat melaporkan kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat dengan Yayasan Aceh Sepakat (YAS), dan terima kasih khususnya kepada bapak Mahyani Muhammad, SH, MKn dan HM Hasbi Mustafa, yang dengan totalitas turun tangan mengawal pelaksanaan rangkaian kegiatan yang mensyiarkan itu.
Panitia juga menggelar Tabligh Akbar & Zikir Bersama Tahun Baru Islam 1444 Hijriah pada Jumat ba’da Mghrib 29 Juli 2022 yang dipandu Ustadz H Zulkarnain, SAg, SPd,MPd. Sedangkan tausiyah menampilkan, Abi H Muhammad Sufi bin Ibrahim selaku Rois Aam dari Pasantren Paloh Gadeng serta anggota MPU Aceh.
(tiar)




