Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Kendati sempat dihalangi Oknum Humas Protokol Provinsi Sumsel dan Satpol PP saat hendak mengambil gambar para pejabat yang hadir di acara “Gelar Teknologi Tepat Guna ke-XVI dan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke-XIX Tingkat Privinsi Sumsel yang berlangsung di halaman KPT Tanjung Senai Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, (23/8).
Wartawan salah satu media online (bertugas di wilayah Ogan Ilir) yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh kedua oknum tersebut, tetap meliput gelaran acara hingga selesai guna jalankan tugas jurnalistiknya.
Saat pengambilan gambar, Humas arogan tersebut langsung mengibaskan tangannya sembari mengatakan bahwa tidak boleh mengambil foto dari jarak dekat. Dia sempat menyebut bahwa acara tersebut, milik bos nya yang bernama Rio.
“Jangan ambil gambar dekat-dekat, ini acara bos kami,”ujarnya mengusir.
Diduga tak paham dengan UU Pers No 40 Tahun 1999 tentang tugas pokok dan fungsi Pers, sang Oknum Humas terus bersikap arogansi seraya menghalangi-halangi tupoksi Wartawan.
Sempat terjadi adu argumen, namun sang oknum Humas terus mengelu-elukan bahwa ini acara bosnya.
“Sudahlah, ini acaranya Rio, nanti kamu digarinyo,”katanya.
Jurnalis FC




