Sumaterapost.co | Bengkulu – Dalam rapat paripurna DPRD kota Bengkulu yang digelar beberapa waktu lalu, salah satu anggota dewan kota, Ariono Gumai menyampaikan pandangannya dengan mengatakan ASN dan PTT kota Bengkulu terancam tidak bisa gajian, bahkan lebih parahnya lagi Ariono menuding bahwa kota Bengkulu terancam bangkrut. Ungkapkan tersebut tentu memancing intrupsi anggota dewan lainnya, terutama Fraksi PAN yang mengecam sangat keras pernyataan tersebut.
Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, langsung meradang dan mengatakan.
“Jangan sebar hoax dan mengaransikan ASN dan PTT kota Bengkulu akan tetap terima gaji,” ungkap Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.
“Justru kita harus bersama-sama bahwa pemerintah kota itu adalah bersama legislatif dan eksekutif memberikan kenyamanan bagi seluruh ASN di kota Bengkulu ini. Saya harap betul kedepan, kalaupun ada kelemahan kita bicarakan. Jangan pernah menyebarkan isu-isu yang tidak tepat, bahwa kota Bengkulu bakal terancam bangkrut, bahwa ASN kota Bengkulu bakal tidak gajian. Itu saya pastikan hoax dan bohong. Para ASN dan para OPD tolong sampaikan kepada para ASN itu informasi yang tidak benar. Saya menjadi garansi bahwa 6000 ASN dan juga PTT, bapak ibu semua saya pastikan akan tetap gajian,” tutupnya.
(Yok)




