Sergai, SumateraPost.co | Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah melalui kegiatan Genre In Action Bulan Ini Genting (BLING) yang digelar di SMA Negeri 1 Perbaungan, Jumat (6/9).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Bupati Sergai H. Darma Wijaya hingga perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, Kahar Effendi, Bupati menekankan pentingnya edukasi gizi, terutama untuk mencegah anemia pada remaja yang merupakan salah satu faktor risiko stunting.
“Stunting bukan hanya masalah fisik, tapi juga berdampak pada perkembangan otak dan kemampuan belajar anak,” tegas Kahar Effendi menyampaikan pesan Bupati.
Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan angka stunting di Sergai sebesar 14,4 persen, di bawah rata-rata nasional. Namun, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa angka tersebut masih perlu ditekan lebih lanjut.
Menurut Bupati, protein hewani sangat penting untuk mencegah stunting karena mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan. Sayangnya, konsumsi protein hewani di Indonesia masih rendah. Oleh karena itu, edukasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti daging, ikan, dan susu, terus digalakkan.
Peran Remaja dalam Pencegahan Stunting.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sergai, Ny. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, berharap kegiatan BLING dapat menginspirasi para remaja untuk menjadi generasi yang sehat dan cerdas.
“Kalian adalah penerus bangsa,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Munawar Ibrahim, melalui Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting, M. Ancha Sitorus, menyampaikan bahwa peran remaja sangat penting dalam menyebarluaskan informasi tentang pencegahan stunting.
Kegiatan BLING diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya remaja, tentang pentingnya gizi seimbang.
“Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan target penurunan prevalensi stunting di Sergai dapat tercapai,” tukasnya.
Reporter B-75.




