Semarang, Agustus 2025 — Di antara dinding kolonial dan lorong-lorong berjejak sejarah di Kota Lama, Semarang bersiap membuka pelatarannya untuk sebuah peristiwa budaya yang tak sekadar pertunjukan, tapi perayaan jati diri: Fiesta Folklore Festival Kota Lama 2025
Dengan tema “Bersatu dalam Keanekaragaman Budaya”, festival ini bukan sekadar panggung, tapi undangan terbuka bagi para penjaga cerita rakyat — dari lereng gunung hingga pesisir, dari timur hingga barat Indonesia — untuk berkumpul dan bersuara.
Festival ini akan digelar pada:
📅 Sabtu, 13 September 2025
🕘 Pukul 09.00 – 22.00 WIB
📍 Kawasan Kota Lama, Semarang
Tak hanya tarian dan nyanyian, festival ini adalah ruang bagi tubuh, bahasa, dan warisan lisan untuk menari bersama. Dari tarian rakyat hingga musik daerah, dari seni peran tradisional hingga fragmen kearifan yang dibawa dari tanah masing-masing, semua dijalin dalam semangat persatuan yang merangkul perbedaan.
Proses kurasi sedang berlangsung, menyaring suara-suara yang bukan hanya indah, tapi juga jujur terhadap asalnya. Karena yang dicari bukan kemewahan produksi, melainkan ketulusan warisan.
Di tengah geliat kota yang terus bergerak, Fiesta Folklore menjadi jeda: tempat kita berhenti sejenak untuk mendengar cerita-cerita yang hampir hilang, untuk menari bersama bayang nenek moyang, dan untuk percaya bahwa keberagaman bukan jurang, tapi jembatan.
“Mari datang. Mari rayakan. Karena Indonesia yang sebenar-benarnya hidup di dalam cerita rakyatnya — dan Kota Lama akan menjadi panggungnya,” ujar koordinator event Maya KDS (Christian Saputro)




