BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengikuti perkuliahan mata kuliah Payment System and Cash Management Policy dengan menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia Perwakilan Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa terhadap sistem keuangan dan perbankan nasional.
Narasumber dalam perkuliahan tersebut adalah Manajer sekaligus Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Lampung. Perkuliahan dipandu oleh dosen pengampu mata kuliah, Dr. Ita Fionita, S.E., M.M.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan peran strategis Bank Indonesia dalam mendukung digitalisasi pengelolaan uang rupiah dan sistem pembayaran di Indonesia. Mulai dari perencanaan, percetakan, hingga distribusi uang rupiah dilakukan secara terstruktur untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Muhammad Ali Yamin menjelaskan bahwa Bank Indonesia berperan sebagai penyalur uang yang diberikan negara untuk diputar dalam sistem perekonomian sehingga mampu menghasilkan manfaat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pengelolaan uang rupiah menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mata uang nasional.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Taufik Rohman menyinggung fenomena setor tunai yang sering kembali beredar di masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan uang kartal masih tinggi meskipun transaksi digital terus berkembang.
Mahasiswi lainnya, Fitriana menanyakan kepada pihak Bank Indonesia mengenai masifnya penggunaan pembayaran secara elektronik apakah mempengaruhi jumlah uang beredar. Dalam kesempatan tersebut diterangkan bahwa digitalisasi pembayaran memang mampu mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran fisik. Namun demikian, pencetakan uang rupiah masih tetap berjalan dan cenderung tidak menurun. Hal ini disebabkan belum meratanya infrastruktur, khususnya jaringan sinyal, untuk mendukung transaksi pembayaran digital di seluruh wilayah Indonesia.
“Digitalisasi dan penggunaan uang tunai saat ini masih berjalan searah. Teknologi sudah tersedia, namun kesiapan infrastruktur menjadi tantangan tersendiri,” ucap Muhammad Ali Yamin.
Terpisah, Ketua Prodi Manajemen IIB Darmajaya Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., mengatakan hadirnya praktisi mengajar dalam kelas sebagai bagian peningkatan output lulusan Prodi Manajemen. “Ini juga implementasi dari kerja sama yang terjalin. Diharapkan dengan adanya praktisi mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung dalam tataran praktik melengkapi tataran teori yang sudah dimiliki mahasiswa,” ucap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.
Melalui perkuliahan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga wawasan praktis mengenai peluang kerja di sektor keuangan, khususnya perbankan. Mahasiswa juga diberi kesempatan untuk berdiskusi langsung dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber, sehingga diharapkan mampu memperkaya kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)




