BALI — Program Studi Pariwisata Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melaksanakan kunjungan akademik sekaligus benchmarking ke Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Bali pada Senin, (26/1/26). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis institusi dalam peningkatan mutu akademik, pengembangan kurikulum, serta penguatan kompetensi mahasiswa di bidang pariwisata.
Rombongan IIB Darmajaya dipimpin oleh Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi (DHPT), Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., yang hadir didampingi Ketua Program Studi Pariwisata, Dr. Anggalia Wibasuri, S.Kom., M.M., sejumlah dosen, serta 27 mahasiswa semester V Program Studi Pariwisata.
Kegiatan ini diterima oleh Dr. I Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana. Agenda benchmarking diisi dengan pemaparan materi oleh Dr. I G.P.B. Sasrawan Mananda, SST.Par., M.M., M.Par., selaku Ketua Unit Kewirausahaan, yang menyampaikan praktik baik pengembangan kewirausahaan di lingkungan akademik pariwisata.
Dekan Fakultas DHPT IIB Darmajaya, Dr. Handoyo Widi Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas institusi. “Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bagian dari proses belajar institusi. Kami ingin memastikan kurikulum dan praktik pembelajaran di Prodi Pariwisata Darmajaya semakin relevan dengan kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang,” ujar Dr. Handoyo.
Secara tidak langsung, ia juga menekankan bahwa benchmarking menjadi sarana untuk menyelaraskan pengembangan akademik dengan dinamika industri pariwisata, termasuk penguatan aspek kewirausahaan mahasiswa agar lulusan memiliki daya saing tinggi.
Ketua Prodi Pariwisata IIB Darmajaya, Dr. Anggalia Wibasuri, S.Kom., MM, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa semester V dalam kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual di luar kelas.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat bagaimana pengelolaan kewirausahaan dan akademik dijalankan secara nyata. Ini akan memperkaya perspektif mereka sebagai calon profesional di bidang pariwisata,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini mendukung pembelajaran berbasis praktik serta membuka wawasan mahasiswa terhadap pengelolaan pendidikan pariwisata di perguruan tinggi yang telah berkembang.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Prodi Pariwisata IIB Darmajaya berharap dapat membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.(**)




