Lampung Utara: Kerusakan jalan yang selama ini mengganggu denyut aktivitas warga di Kecamatan Abung Selatan tak lagi menunggu janji panjang perbaikan. Pemerintah kecamatan, DPRD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga warga turun tangan langsung melalui aksi gotong royong memperbaiki ruas jalan rusak di Desa Kalibalangan.
Gerakan kolektif ini dinahkodai langsung oleh Camat Abung Selatan, Ahmad Agus Rama Halik, yang memimpin kegiatan tambal sulam jalan bersama berbagai unsur Forkopimcam dan masyarakat. Aksi ini menjadi gambaran nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab persoalan infrastruktur dasar.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah tampak hadir di lokasi. Mulai dari Anggota DPRD Lampung Utara Komisi I Fraksi Demokrat Daniel Priya Dinata, dan Anggota DPRD Komisi IV Fraksi Gerindra Rio Septiandri, personel Koramil 0412-09/ABS, Polsek Abung Selatan, hingga jajaran puskesmas, kepala desa, koordinator PP dan KB, serta warga setempat.
Camat Abung Selatan Agus Rama Halik menegaskan, ruas jalan di Kalibalangan merupakan akses vital warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Karena itu, perbaikannya menjadi prioritas mendesak.
“Gotong royong adalah solusi cepat sekaligus membangun rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Ini bukan hanya soal menambal jalan, tapi menambal kepedulian bersama,” kata Ahmad Agus Rama Halik di sela kegiatan.
Ia menambahkan, ketika semua unsur bergerak bersama, beban terasa lebih ringan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Kebersamaan ini adalah modal sosial yang sangat kuat. Ketika semua elemen turun, hasilnya bukan hanya jalan yang lebih baik, tapi juga solidaritas yang semakin kokoh,” ujarnya.
Sementara itu, Daniel Priya Dinata mengapresiasi inisiatif Kecamatan Abung Selatan yang tak menunggu proses birokrasi panjang untuk bertindak. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan warga.
Terkait material perbaikan jalan, Daniel menjelaskan bahwa bahan tambal sulam diperoleh dari swadaya berbagai pihak.
“Material berasal dari kontribusi bersama, mulai dari saya pribadi, Camat Abung Selatan, perusahaan di sekitar wilayah kecamatan, kepala puskesmas, hingga pihak lainnya. Ini murni kolaborasi,” jelasnya.
Ke depan, Daniel menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di Abung Selatan, akan terus diperluas agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat dan merata.
“Kalau semua bergandengan tangan, persoalan jalan rusak tidak harus selalu menunggu anggaran besar,” kata dia.(*)




