Bandar Lampung – Dalam respons cepat menghadapi insiden darurat, Babinsa Koramil 410-02/TBS, Sertu Toto Susilo, menjadi tokoh kunci dalam penanganan pohon tumbang di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras, Senin (2/2/2026) siang.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB tersebut dipicu oleh intensitas angin kencang. Sebatang pohon roboh dan menimpa sebuah mobil minibus Mitsubishi Xpander (BE 1791 AAA) yang dikemudikan oleh Ridho Pratama (30), warga Kelurahan Sepang Jaya, Labuhan Ratu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun mobil mengalami kerusakan ringan berupa penyok di bagian kap depan.
Dengan sigap dan penuh inisiatif, Sertu Toto Susilo yang berada di lokasi segera mengambil peran koordinator lapangan. Langkah pertama yang dilakukannya adalah berkoordinasi dengan Lurah setempat untuk memastikan respons terstruktur. Tidak berhenti di situ, Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI di wilayah ini juga segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung untuk meminta dukungan teknis pembersihan.
Kehadiran dan kepemimpinan Babinsa di lokasi berhasil mengkondisikan situasi. Proses evakuasi dan penanganan berjalan tertib dan terukur. Saat tim BPBD tiba, Sertu Toto Susilo beserta anggota Babinsa lainnya dan Linmas Kelurahan Bumi Raya turut langsung membantu proses pembersihan pohon tumbang yang menghalangi jalan, mempercepat pemulihan lalu lintas dan keamanan publik.
“Kejadian ini menunjukkan kesiapsiagaan dan komitmen prajurit TNI, khususnya Babinsa, dalam melindungi masyarakat. Dengan koordinasi yang cepat dan tepat, potensi gangguan yang lebih besar dapat dicegah. Tidak ada korban jiwa, dan kerusakan material dapat diminimalisir,” ujar sumber dari Kodim 0410/KBL, mengapresiasi kinerja Sertu Toto Susilo.
Kegiatan pembersihan dilaporkan berlangsung dalam kondisi aman dan lancar. Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta menegaskan peran vital Babinsa tidak hanya sebagai pembina wilayah, tetapi juga sebagai garda terdepan pertolongan pertama dan penanganan darurat di tengah masyarakat.(*)




