Padang Panjang, Sumaterapost.co – Bendera Merah Putih di Istana Negara 17 Agustus nanti akan punya “penjaga” dari Kota Serambi Mekah.
Namanya Ulya Kireina Halim, siswi 15 tahun SMAN 2 Padang Panjang. Lewat siaran langsung BPIP di YouTube, Minggu 21/6/2026, namanya resmi diumumkan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Capaska Nasional 2026.
Artinya, Ulya akan berdiri di barisan paling depan, bertugas mengibarkan Sang Saka saat Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta.
Dari Lapangan Sekolah ke Halaman Istana, perjalanan Ulya bukan sulap. Diawali seleksi internal SMAN 2, lalu seleksi Kota Padang Panjang, berlanjut ke tingkat provinsi Sumbar. Di sana ia masuk 3 besar terbaik dan berhak maju ke seleksi pusat. Setelah melewati tes fisik, wawasan kebangsaan, hingga baris-berbaris yang menguras tenaga dan mental, Ulya akhirnya mengunci satu kursi Capaska Nasional.
“Selalu kasih usaha maksimal di tiap tahap. Nggak ada yang instan,” kata putri Bobby Halim dan Gustiya Khadrifa itu saat dihubungi.
Lahir di Padang Panjang, 17 Oktober 2009, Ulya memang sudah “kecanduan” baris-berbaris sejak SMPN 4. Jejak prestasinya panjang: Juara 1 Fashion Show SMP 2024, langganan 10 besar kelas, aktif Pramuka. Setelah SMA, cita-citanya sudah dipatok masuk Akademi Kepolisian Akpol.
Di balik panggung nasional itu, ada tim pendukung setia. Orang tua, keluarga, guru-guru SMAN 2, dan para senior Purna Paskibraka SMAN 2 yang rutin ngasih latihan tambahan.
“Mereka yang terus nyemangatin pas latihan rasanya mau nyerah,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kesbangpol Padang Panjang, Mihandrik, tak bisa menutup rasa bangga.
“Ini bukti anak Padang Panjang bisa bersaing dan menang di level paling tinggi. Perjuangannya panjang, penuh disiplin. Semoga jadi inspirasi adik-adik lain untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.
Dengan terpilihnya Ulya, Sumatera Barat kembali mengirim wakil terbaiknya ke Istana. Dan untuk Padang Panjang, 17 Agustus 2026 akan terasa lebih spesial, karena ada darah Serambi Mekah yang mengerek Merah Putih di hadapan Presiden dan seluruh rakyat Indonesia. (Kim)




