Padang Panjang, Sumaterapost.co — Tiga nama besar, satu garis sejarah. ASKI, STSI, dan ISI Padang Panjang akan kembali menyatu dalam Reuni Akbar Lintas Angkatan 2026. Gelaran ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026 di Gedung Bagonjong, Kampus Institut Seni Indonesia Padang Panjang.
Lebih dari sekadar temu kangen, reuni ini diposisikan sebagai ruang estafet. Tempat bertemunya senior yang telah menorehkan prestasi, dengan alumni muda yang kini aktif di dunia seni dan pendidikan.
Ketua Umum IKA ASKI/STSI/ISI Padang Panjang, Asmaryon, menegaskan bahwa perbedaan angkatan tidak memutus benang merah almamater.
“Ini momentum untuk berbagi wawasan dan menimba pengalaman berharga. Estafet seni dari ASKI ke STSI, lalu ke ISI, harus terus berjalan dan menguat,” ujarnya.
Menurut Asmaryon, pertemuan ini punya dua misi utama. Pertama, mengeratkan tali persaudaraan lintas angkatan. Kedua, merumuskan peran nyata alumni bagi kemajuan institusi dan dunia seni di Sumatera Barat.
Untuk memastikan alumni dari luar kota bisa fokus, panitia telah menyiapkan fasilitas penginapan yang layak.
Berbeda dari seminar formal, nuansa kampus akan dihidupkan kembali melalui berbagai perlombaan dan penampilan seni. Format ini sengaja dipilih untuk mengingatkan kembali semangat kreatif masa studi.
“Kita akan bernostalgia kembali ke masa lalu. Ada pentas, ada lomba, seperti yang dulu kita nikmati bersama di kampus,” kata Asmaryon.
Ia juga menyasar alumni angkatan 2000 ke atas untuk menjadi penggerak. “Lebih giatlah mengajak teman seangkatan. Kalian adalah jembatan antara senior dan junior,” pintanya.
Panitia tidak berjalan sendiri. Asmaryon secara khusus meminta dukungan civitas akademika ISI Padang Panjang, baik dosen maupun staf.
“Kalianlah yang akan menjadi tuan rumah sesungguhnya. Yang mendampingi panitia dalam menyambut saudara kita dari jauh,” tegasnya.
Permintaan itu disambut Ketua Panitia Pelaksana, Dafinos, bersama Wakil Ketua Yasril Adha, Sekretaris Muhakim, dan Bendahara Novi. Mereka menyatakan seluruh tim dalam kondisi siap penuh.
“Semua rincian teknis sudah kami selesaikan. Kenyamanan setiap insan seni yang hadir adalah prioritas kami,” kata Dafinos.
Animo alumni terbukti tinggi. Hingga 29 Juni 2026, panitia mencatat sudah lebih dari 150 alumni dari berbagai daerah di Indonesia yang mengonfirmasi kehadiran. Angka itu diproyeksikan akan terus bertambah hingga H-3.
“Harapan kami, acara ini berjalan tertib, aman, lancar, dan penuh kehangatan dari awal hingga penutup,” ujar Dafinos.
Dengan semangat satu almamater, reuni ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial. Tapi menjadi awal dari kolaborasi, karya, dan kontribusi nyata Alumni ASKI, STSI, dan ISI Padang Panjang untuk masa depan. (Kim)




