Pringsewu – Jangan biarkan orang tua kita merasa kesepian atau terasing. Sebaliknya, mari kita serap ilmu, pengalaman dan petuah-petuah bijak mereka untuk membangun daerah yang kita cintai, hal ini disampaikan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pringsewu, pada Minggu, 5 Juli 2026.
Umi Laila menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen penuh untuk terus mewujudkan daerah yang ramah lansia. Namun, urusan kesejahteraan lansia bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi tugas bersama. Karenanya ia mengajak seluruh elemen masyarakat mulai lingkungan keluarga, rukun tetangga, hingga sektor swasta untuk bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung lansia tetap aktif, sehat dan bermartabat.
Peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 tahun ini mengusung tema ‘Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh’. Tema ini, kata Umi, membawa pesan mendalam bahwa usia bukan hambatan untuk tetap produktif, mandiri dan berdaya. Sebab, lansia yang tangguh adalah mereka yang sehat secara fisik maupun mental, senantiasa menebarkan kearifan, serta menjadi teladan bagi generasi muda. Ketika para lansia hidup tangguh dan bahagia, maka ketahanan sosial masyarakat akan semakin kuat, dan dari sanalah Indonesia akan terus bertumbuh menjadi bangsa yang maju, sejahtera dan bermartabat.
“Hari Lansia Nasional ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan kesempatan yang bermakna bagi kita semua untuk memberikan penghormatan, penghargaan dan kasih sayang kepada para lanjut usia atas pengabdian, pengalaman, serta keteladanan yang telah mereka berikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Sri Pamungkas, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan, Kadis P3AP2KB Eko Sumarmi, Kadis Kesehatan Ali Subagiyo, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Supriyanto, Kadis Sosial Debi Hardian, beserta ratusan lansia se-Kabupaten Pringsewu. Acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng, senam bersama. (rls/iBEQ)




