BANDAR LAMPUNG – Komitmen Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi kembali ditunjukkan melalui kiprah dosennya di tingkat provinsi. Ketua Program Studi Sains Data Kampus Unggul IIB Darmajaya, Egi Safitri, S.Mat., M.Si, dipercaya menjadi Fasilitator Akademisi pada Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) untuk Pembelajaran di Sekolah.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung tersebut berlangsung pada Selasa–Rabu, 7–8 Juli 2026, di SMPN 1 Bandar Lampung. Program ini diikuti para guru sebagai upaya meningkatkan kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan berpusat pada peserta didik.
Sebagai fasilitator akademisi, Egi Safitri memberikan pendampingan kepada peserta dalam mengoptimalkan penggunaan Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa di kelas. Ia juga membagikan praktik-praktik pemanfaatan teknologi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Menurut Egi, kehadiran teknologi di ruang kelas harus diiringi dengan peningkatan kompetensi guru agar pemanfaatannya benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran.
“Papan Interaktif Digital bukan sekadar perangkat teknologi, tetapi media yang dapat mendorong pembelajaran menjadi lebih kolaboratif, kreatif, dan menyenangkan. Karena itu, guru perlu memahami cara memanfaatkannya secara optimal agar proses belajar mengajar semakin efektif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguasaan teknologi pembelajaran menjadi salah satu kompetensi yang penting dimiliki guru di era digital saat ini. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru semakin percaya diri mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini,” tambahnya.
Keterlibatan Egi Safitri sebagai fasilitator akademisi menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepada akademisi IIB Darmajaya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, peningkatan kompetensi guru diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di lingkungan sekolah serta mendorong terciptanya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (**)




