Ade Yasin: Kabupaten Bogor Tak Mau Ikutan Ala Jakarta

SumateraPost, Bogor — Pemerintah Kabupaten Bogor, tak mau ikut ikutan ala Jakarta PSBB total dan lebih memilih memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pra adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai hari ini Jumat (11/9).

“Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor memperpanjang PSBB Pra AKB menuju masyarakat aman dan produktif mulai 11 hingga 29 September 2020,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin Jumat (11/9/2020).

Menurut Bupati, Perpanjangan fase ketiga PSBB pra-AKB, tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 443/432/Kpts/Per-UU/2020 dan mengacu Perbup Nomor 60 Tahun 2020.

Langkah itu diambil ungkap Ade Yasin, mengingat posisi Kabupaten Bogor, berstatus zona oranye atau risiko penularan sedang. Terlihat dipeta zonasi Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Ade Yasin menegaskan, di Kabupaten Bogor terdapat tambahan peraturan, yakni pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan dan restoran. Jika PSBB pra AKB fase kedua tempat perbelanjaan beroperasi dari pukul 10.00 dan ditutup 21.00 WIB.

“Pembatasan jam operasional mall dan maksimal pengunjung 60 persen, Supermarket dari jam 10.00-19.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50 persen dan Minimarket dari jam 08.00-19.00 WIB dan maksimal pengunjung 50 persen dari kapasitas toko,” tuturnya.

Ditegaskan, semula warung makan diberikan kelonggaran buka pada pukul 10.00-21.00 WIB, kini diperpendek dan diizinkan beroperasi hingga pukul 19.00 WIB.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here