Ade Yasin: Warga Diluar Jabodetabek Dilarang Masuk Bogor, Meski Kantongi Rapid Tes Antigen

SumateraPost, Bogor – Pemkab Bogor terapkan pengawasan ekstra ketat arus mudik lebaran. Pemerubtah daerah melarang warga di luar Jabodetabek masuk ke wilayah Kabupaten Bogor. Meski, menunjukan surat rapid test antigen.

“Sesuai arahan pemerintah pusat, bagi masyarakat di luar Jabodetabek dilarang masuk Bogor, meski membawa surat hasil rapid test antigen,” kata Bupati Bogor Ade Yasin Minggu (25/4/2021).

Baca Juga :  Pengusaha Belendung Indah Menjerit Tak Ada Masukan Untuk Kriawan

Ade Yasin intruksikan pemerintah desa dan kecamatan agar membangun Posko pengendalian covid-19. Sekaligus ruang isolasi bagi warga luar Jabodetabek kedapatan masuk ke wilayah Kabupaten Bogor secara diam diam. Hal itu diatur berdasarkan surat Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/252/Kpts/Per-UU/2021.

“Bagi warga dari luar Jabodetabek yang nekat melakukan mudik atau bepergian dan berhasil diamankan Satgas Covid-19 wilayah, langsung dikarantina di Posko. Biaya selama isolasi mandiri, ditanggung sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Ade Yasin: Penyekatan Tak Milih Pemudik Atau Wisatawan, Langgar Ketentuan Diputar Balik

Ditegaskan, untuk merealisasikan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor akan mendirikan sejumlah posko pemantauan di sejumlah wilayah.

Titik penyekatan itu, berdiri di sejumlah ruas jalan yang berbatasan langsung dengan daerah lain. Seperti perbatasan wilayah Bogor dengan Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi, Depok, Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.

“Untuk memutus mata rantai, agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya. (Den)

Baca Juga :  Pos Sekat Sentul Berhasil Usir, Ribuan Kendaraan Gunakan Alternatif Babakan Madang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here