Akibat Wabah Corona, China Pangkas Suku Bunga Acuan

SumateraPost.co,Medan-China kembali memangkas besaran suku bunga acuannya menjadi 3.15% hari ini.

Aplle sebuah perusahaan IT raksasa memperkirakan penurunan pendapatan seiring dengan memburuknya wabah corona di negara Tirai Bambu itu.

Sejak virus corona mewabah perekonomian negeri panda itu memaksa bank sentral menurunkan bunga acuannya guna menstimulus perekonomian China.

“Multiplier efeknya juga dirasakan di sejumlah negara lain akibat pukulan dari penyebaran virus corona,” kata pengamat ekonomi Gunawan Benyamin kepada media ini, di Medan, Kamis 20/2/2020.

Tanpa terkecuali indonesia, pemangkasan besaran bunga acuan diharapkan bisa memicu permintaan produk domestik untuk di ekspor ke China. Kebijakan seperti ini memang akan mendongkrak permintaan untuk permodalan, dan diharapkan perekonomian bisa diputar kembali seiring memburuknya ekonomi China awal tahun ini.

Namun, kebijakan menurunkan bunga acuan tersebut menjadi pemicu melemahnya mata uang rupiah pada perdagangan hari ini terhadap dolar AS.

” Rupiah tidak sendirian melemah, mayoritas mata uang di Asia melemah terhadap mata uang paman Sam. Dampak lain yang bisa diharapkan selanjutnya dorongan bagi negara lain untuk mendorong ekonominya,” kata Benyamin.( tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here