Aktivis Organisasi Tubaba, Calon Sekda Harus Bebas dari Intervensi Kepentingan Politik

SumateraPost.co, (Panaragan) – Sekretaris daerah (Sekda) merupakan jabatan penting dan strategis dalam sebuah pemerintahan di daerah, baik untuk level kabupaten, kota, maupun provinsi. Tidak aneh jika jabatan ini menjadi incaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkarier di lingkungan pemerintahan daerah.

Menurut Aktivis Organisasi Masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat, Zulkarnain Djafar, keberadaan aparatur sipil negara (ASN) harus dipastikan benar-benar bebas dari intervensi kepentingan politik. Orientasi utama ASN adalah memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Dengan demikian, ASN dituntut profesional. Menurut Zulkarnain, jabatan Sekda sering dikaitkan dengan kepentingan politik. Bahkan, tidak jarang para politikus ikut ikutan bermain menentukan calon.

Dalam posisi ini terkadang ASN yang digadang- gadangkan sebagai kandidat menjadi tidak nyaman dan serba salah. Bahkan, tidak jarang ada juga ASN yang akhirnya ikut terjebak dan terjerumus dalam permainan kotor.

“Biarkan ASN bekerja secara profesional dalam mengelola pemerintahan, sehingga mereka bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal. Karier ASN bukan ditentukan oleh kaum politikus,” candanya.

Menurutnya, sekretaris daerah berperan penting dalam membantu tugas bupati selaku kepala daerah, terkait hal itu bupati memiliki hak penuh untuk menentukan pilihanya terkait siapa diantara nama hasil seleksi yang akan menduduki kursi panglima ASN itu.

Namun, Zulkarnain berharap, sosok sekretaris daerah difinitif yang akan menggantikan posisi Herwan Sahri tersebut, di ambil dari pejabat yang memang ada di Tubaba, dan sudah lama mengabdikan diri di wilayah ini.

Ditengah hiruk pikuk itu, satu nama inisial P, dicetuskan Zulkarnain. Nama itu, lanjutnya, menoreh atensi positif dari berbagai kalangan sebagai calon paling kuat untuk menduduki posisi kursi divisi Baperjakat meski lelang jabatan masih dalam proses.

Untuk itu, dia menorekan harapan kepada P, agar bisa menduduki kursi orang nomor 3 sebagai Sekda difinitif. Dia mengaku meski masih malu-malu atau senyap, namun sedikit dukungan dari berbagai pihak mengalir terhadapnya.

Hal ini, katadia, sejalan dengan gaya senyap (P) yang belum terendus isu dirinya bakal maju menjadi salah satu kontestan. Namun dia berujar, sebagian ASN di daerah itu tetap meyakini salah satu pajabat terbaik itu bakal maju bertarung mengikuti seleksi terbuka (assessment) mengisi posisi jabatan Sekda Tulangbawang Barat difinitif.

Dia juga yakin, P dalam memimpin akan menorehkan langkah menuju perbaikan ruang lingkup roda pemerintahan. Meski tampak santai, namun dia menyebut, P sangat cerdas dan peka mengamati situasi untuk melangkah dan memutuskan sesuatu sesuai nurani-nya.

“Gayanya senyap, cerdas dan tidak tergopoh- gopoh dalam mengambil keputusan. Tetapi dia (P) sangat peka mengamati situasi di sekelilingnya. Dia dingin, santun tapi terarah,” bisik Zukarnain seraya tertawa lepas melontarkan pendapatnya. (Sir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here