Anggota Koramil Jeruklegi Hadiri Rapat Desa Karangkemiri Bahas Pencegahan Covid

SumateraPost, Cilacap – Anggota Koramil 02 Jeruklegi dalam hal ini Bati Tuud Peltu Ismanto dan Babinsa Karangkemiri Pelda Tasripin menghadiri rapat desa yang digelar pihak Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi bertempat di rumah Kepala Desa setempat, Sabtu (2/1).

Hadir dalam kegiatan, Kasi Trantibum Kecamatan Jeruklegi Syihab Alfaritsi, S.Sos, Danramil yang diwakili Peltu Ismanto, Babinsa Desa Karangkemiri Pelda Tasripin, Babinkantibmas Polsek Jeruklegi Bripka Haryadi, Kepala Desa Karangkemiri Kuswadi beserta Perangkat Desa, dan Bidan Desa Karangkemiri Ibu Yuli Andriani, A.Md Keb.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Limbangan Kecamatan Kersana  Utamakan Layanan Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Bati Tuud Peltu Ismanto menjelaskan sejumlah pointer yang dibahas dalam forum tersebut secara rinci. Dalam rangka upaya pencegahan covid-19 di pedesaan dalam hal ini Desa Karangkemiri, Satgas Covid telah bekerja keras guna menangkal adanya penyebaran virus tersebut.

“Namun demikian, masih ditemukan adanya warga yang terpapar covid, dari data yang diperoleh dari pihak Puskesmas II Jeruklegi, data warga yang terkonfirmasi positif covid di desa Karangkemiri sebanyak 4 orang. Ini menunjukan masih ada penyebaran virus di wilayah ini,” jelasnya.

Baca Juga :  ACT Tegal Ajak Masyarakat Bersama Layarkan Kapal Kemanusiaan Sulbar dan Kalsel

Terkait hal itu, pihak Puskesmas II Jeruklegi akan melaksanakan swab terhadap warga yang kontak erat dengan pasien terkonfimasi positif covid 19 di Desa Karangkemiri, yang sejumlah 13 ( tiga belas ) orang yang akan dilaksanakan pada Senin, 4 Januari 2021.

“Adapun angkah-langkah yang dilaksanakan guna menekan penyebaran virus antarlain dengan mengaktifkan satgas jaga tangga dalam rangka pemberian bantuan kebutuhan sehari-hari warga yang terkonfirmasi positif maupun warga yang kontak erat sampai dinyatakan negatif atau sembuh,” tambahnya.

Baca Juga :  Jateng Targetkan Vaksinasi Nakes Selesai Pertengahan Februari 2021

Lebih lanjut, “Memerintahkan warga yang terkonfirmasi positif covid dan yang kontak erat sambil menunggu hasil swab untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Pihak Pemerintah Desa juga akan mengupayakan bantuan untuk warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ke Dinas terkait,” tutupnya.

*R02oke*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here