AS Umumkan Hentikan Bantuan Militer untuk Myanmar, Kekerasan Etnis Rohingya

Sumaterapost.co – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan segera menghentikan bantuan militer  untuk Myanmar. Kebijakan AS ini terkait dengan militer Myanmar yang diketahui terlibat dalam kekerasan terhadap etnis Rohingya.
“Pemerintah  AS tidak akan mengizinkan unit-unit militer yang terlibat dalam operasi di Rakhine menerima bantuan dari AS,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert.
Seperti dilansir FP, Selasa (24/10), AS juga membatalkan undangan kepada para perwira militer senior Myanmar untuk hadir dalam acara yang disponsori pemerintahan Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan, AS menganggap kepemimpinan militer Myanmar bertanggungjawab atas kekejaman terhadap etnis minorigas Rohingya.
“Kami mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas apa yang terjadi di Rakhine, Myanmar. Atas tindak kekerasan, penganiayaan yang dirasakan masyarakat Rohingya dan lainnya,” tulis Kementerian Luar Negeri AS dalam pernyataan resminya, Senin (23/10). (pi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here