Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Tim gabungan Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP dan Sisir Lokasi dengan Anjing Pelacak K9 dari Polda Sumsel, atas tewasnya seorang pria dengan luka bacok dan luka tembak ditubuhnya diduga dilakukan oleh OTK (orang tidak dikenal) pada hari Rabu, (20/07202) sekira pukul 05.30 WIB dikediaman korban di Desa Betung II, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir.
Menurut Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Regan Kusuma Wardani menerangkan telah terjadi tindak pidana pembunuhan dan pihak Kepolisian telah mengumpulkan saksi- saksi dan mengambil keterangan saksi.
“Kami juga berkoordinasi dengan Polda Sumsel unit jatanras dan berkoordinasi juga dengan Tim 9 menurunkan anjing pelacak untuk sampai saat ini kami masih mengumpulkan data–data,” kata dia.
Tentang statemen yang terlalu liar yang berkaitan dengan pemilihan Kepala Desa Kasat Intel, AKP Yusuf Solehat mengatakan ini terlalu dini bila dikaitkan dengan Pilkades.
“Untuk sementara biarkan Reskrim beserta jajarannya melaksanakan penyelidikan, baru akan terungkap seperti apa, mohon doanya dari masyarakat,” tukasnya.
Sementara pihak keluarga korban (Arpani/Pani) serahkan sepenuhnya dan yakin kepada pihak Kepolisian bisa secepatnya mengukap serta menangkap pelakunya, berharap kepada pihak berwenang dalam hal ini pihak kepolisian agar dapat segera mengungkap kasus ini dengan secepat mungkin serta diadili dengan seadil-adilnya.
“Kami berharap pihak berwenang dapat mengungkap pelaku secepat mungkin dan menghukumnya seadil-adilnya dan biar perlu dapat dihukum mati (nyawa dibayar nyawa),” ungkapnya pihak keluarga sambil husap airnya “bersedih” saat di wawancarai awak. F’c




