Awal 2021, Polres Indramayu Berhasil Ringkus Pelaku Penganiayaan yang Berakibat Kematian

Sumaterapost.co, Indramayu – Awal tahun 2021, Polres Indramayu jajaran Polda Jabar ungkap kasus perkara secara terbuka dengan menggunakan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan meninggalnya korban, Selasa (12/01/2021).

Didampingi Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardani, S.I.K., Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara, S.H., S.I.K., M.A., dan Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Budiyanto, SH,. Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang , S.I.K., M.H., mengungkapkan, kronologis awal kejadian ini adalah ditemukannya mayat tanpa identitas di area pesawahan di Blok Kedokan Kelep Rt. 011/003 Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, ungkapnya.

Baca Juga :  Pemda Brebes Laksanakan Kegiatan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Tingkat Kabupaten Brebes

Dijelaskannya, dari penemuan mayat tanpa identitas ini kita dari Polsek Arahan dan dari Polres Indramayu melakukan penyelidikan kemudian kita bisa menemukan identitasnya kemudian dilaksankan penyelidikan, kita temukan dan bisa terungkap bahwa mayat tersebut korban penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia.

“Adapun tersangka yang sudah kita amankan ada empat orang, diantaranya inisial STB (29) tahun, DLTD (26) tahun, RND (38) Tahun, dan WDWRW (48) tahun, dari ke empat tersangka tersebut tiga orang berhasil ditangkap sedangkan satu orang menyerahkan diri,” jelasnya.

Baca Juga :  Upaya Tekan Angka Penyebaran Covid-19 Bati Bakti TNI dan Babinsa Terapkan PPKM

Kemudian untuk barang bukti, lanjut AKBP Hafidh, pada saat melakukan penganiayaan ada baju korban, baju tersangka dan satu bilah balok yang kita masih dalam pencarian.

Lebih jauh ia mengungkapkan, modus operandi ini adalah para tersangka menuduh korban melakukan pencurian ternak sehingga dilakukan main hakim sendiri.

“Adapun pasal yang di terapkan 170 KUH-Pidana, ancaman penjara paling lama 12 ( dua belas ) tahun,” Pungkasnya. (Bagas Riguna SA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here