Azrin : Saya merasa terancam akibat ucapan beliau, dan perkara ini akan berlanjut ke ranah hukum

Sumaterapost.co – Salah satu korban Lakalantas roda empat antara  Mobilio (BE 1808 YG)  vs Xenia ( BE 2840 CT), berencana akan terus lakukan proses hukum sampai selesai, dikarenakan salah satu korban merasa di perlakukan tidak menyenangkan dan terancam. Selasa, (7/5).
Diketahui telah terjadi Lakalantas roda empat, antara Mobilio dan Xenia, di jl kimaja depan pemakaman umum (TPU), samping pom bensin Way Halim, salah satu korban lakalantas azrin (34) pengendara mobil Mobilio BE 1808 YG, mengalami penurunan mental akibat ucapan pengendara mobil Xenia BE 2840 CT bernama Ramli yang menjadi lawannya.
Hal ini di ungkapkan oleh korban Azrin (34), bahwa akibat dari ucapan pengendara mobil Xenia BE 2840 CT, beliau mengalami gangguan penurunan mental.
“Saya merasa terintimidasi dan terpojok karena ucapan pengendara itu, dan saya merasa terancam karena ucapan pengendara mobil Xenia tersebut, kemudian pengendara mobil Xenia meminta surat – surat mobil, dan saya tidak memberikan, karena bukan kapasitas dia minta surat- surat, kemudian pengendara Xenia itu memfoto saya karena tidak saya berikan surat-surat , dan meminta ganti rugi, ” ungkapnya.
Ditempat terpisah pengendara mobil Xenia bernomor polisi (be 2840 CT), Ramli mengatakan saat diwawancarai sumaterapost.co bahwa pihaknya siap dan bersedia untuk melakukan damai secara kekeluargaan.
“Untuk apalagi masalah ini di perpanjang, intinya kami siap berdamai secara kekeluargaan,” singkatnya. (Ysm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here