Babinsa Hadiri Pelatihan Pemulasaran Jenazah Penyakit Menular Bagi Satgas Jogo Tonggo

SumateraPost, Wonogiri – Guna memberikan pengetahuan kepada satgas Jogo Tonggo warga Desa Sidorejo, tentang tata cara pemulasaran jenazah penyakit menular, Puskesmas Jatisrono II menggelar pelatihan.

Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Sidorejo tersebut dihadiri oleh, Camat Jatisrono Suradi, Kepala UPT Puskesmas Jatisrono II Nonot Soemarsono beserta tim kesehatan, Babinsa Desa Sidorejo Serda Agus Guridno, Kepala Desa Sidorejo Dedit Indriyatno beserta perangkat, Ketua BPD beserta anggota, Ketua RT/RW se-Desa Sidorejo, Kader Posyandu dan Relawan Jogo Tonggo, Rabu(17/2).

Baca Juga :  Jadi Narsum Di Acara FGD, Mantan Pelajar Suriah Jelaskan Bahaya Radikalisme

Suradi menekankan kepada warga, agar lebih meningkatkan gotong-royong dan kepedulian antar warga masyarakat. Dan berharap kepada para undangan, supaya mengikuti arahan dan petunjuk dari tim Puskesmas, agar bisa menjadi bekal dalam pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Babinsa turut menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak meremehkan Covid-19 dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa kepedulian dan gotong royong di lingkungan, serta menghimbau untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari hari.

Baca Juga :  Dandim Purbalingga, Tekankan Prokes kepada Babinsa

Lebih lanjut Babinsa mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan, guna memberikan pengetahuan atau wawasan mengenai pemulasaraan jenazah yang tepat terhadap jenazah terinfeksi Covid-19 kepada warga masyarakat yang biasa mengurus jenazah, karena ini jenazah infeksius maka dibutuhkan perlakuan khusus pada jenazah tersebut serta ada hal-hal lain yang harus menjadi perhatian dan dipedomani bersama agar para pengurus jenazah tidak tertular.

Baca Juga :  Cegah Balap Liar dan Aksi Kriminalitas, Polres Pekalongan Tingkatkan Giat Patroli

Tim Sosialisasi Pemulasaran Jenazah dari Puskesmas Jatisrono II memberikan menjelaskan tentang proses penanganan jenazah penyaki menukar termasuk jenazah terinfeksi COVID-19, mulai proses pemandian, pengkafanan, pembungkusan sampai penguburan, dan praktek secara langsung tata cara merawat jenazah sesuai agama yang dianut semasa hidupnya,

(Arda 72).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here