Badan Jalan Baru Hasil TMMD Reguler Brebes Akan di Cover Pihak Desa Kalinusu

Brebes SumateraPost.co – Hasil pembangunan infrastruktur berupa pembukaan dan pengerasan jalan antar dusun (Karanganyar-Kedung Kandri) di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 yang resmi ditutup tanggal 21 Oktober 2020 kemarin, manfaat langsung sudah dirasakan oleh masyarakat setempat dan sekitarnya.

Kepala Desa Kalinusu, Wasid (44) mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan TNI, karena seluruh warga Dusun Kedung Kandri sudah tidak terisolir lagi, sehingga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan juga adminduk di balai desa, hanya membutuhkan waktu 5 menit naik sepeda motor melewati jalan TMMD itu.

“Kondisi sebelumnya adalah warga Kedung Kandri harus menyeberangi Kali Pemali dengan naik perahu jika ingin beraktifitas sehari-hari, baik itu ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan terdekat di wilayah desa atau kecamatan tetangga, yakni Bantarkawung,” bebernya, Jumat (23/10/2020).

Dijelaskannya lanjut, sebelumnya jika akan ke Kantor Balai Desa Kalinusu, setelah menyebrang perahu, warga Kedung Kandri harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 13 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai tujuan.

Untuk itulah tujuan untuk membuka keterisoliran warga Kedung Kandri sudah terlaksana, sehingga Pemkab tinggal mempunyai satu PR lagi yaitu melanjutkan pembukaan jalan dari titik 800 meter jalan TMMD menuju satu dusun lainnya yang masih terisolasi dari desanya Kalinusu, yaitu Dusun Maribaya, dengan membelah beberapa perbukitan kurang lebih 4-5 kilometer.

Selaku Kepala Desa Kalinusu, Wasid juga menyatakan bangga atas upaya Satgas TMMD yang telah menorehkan over prestasi panjang jalan yaitu 530 meter. Pasalnya, untuk RAB dari Pemkab, panjang jalan adalah 1.670 meter dengan lebar 4 meter, sedangkan realisasi di lapangan adalah 2,2 kilometer lebar 4-6 meter. Itu semua dilakukan agar jalan dari Dusun Karanganyar itu benar-benar tembus ke Dusun Kedung Kandri sehingga manfaatnya benar-benar sempurna.

“Selain warga Dusun Kedung Kandri, seluruh petani Desa Kalinusu dan dari desa tetangga, Desa Bantarkawung, juga sangat diuntungkan dengan adanya jalan itu, yaitu menggarap dan mengangkut hasil panen, dan juga bagi peternak akan mudah mencari hijauan,” imbuhnya.

Wasid menyatakan, pihaknya akan mengcover pengaspalan atau pengecoran jalan lanjutan, yaitu menggunakan dana desa di tahun berikutnya setelah melalui Musdes tentunya. (Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here