Bahas PPKM, Forkopimda Lamongan Lakukan Pendekatan Secara Persuasif

SumateraPost, Lamongan – Beberapa persiapan mulai dibahas oleh Forkopimda Lamongan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Dalam rakor Satgas penanganan Covid-19 di Ruang Command Center Pemkab
Lamongan, H. Fadeli mengajak para unsur stakeholder hingga masyarakat untuk membatasi setiap kegiatan yang melibatkan kerumunan massa.

“Untuk kegiatan konstruksi, tetap berjalan 100 persen. Tapi untuk
kapasitas tempat ibadah, wisata atau tempat umum lainnya, hanya 25 persen saja. Layanan pesan antar, diberlakukan sampai pukul 19.00 WIB saja,” ujarnya. Senin, 11 Januari 2021.

Baca Juga :  Hadapi Pandemi, Kolonel Irwan Subekti Minta Restu ke Yatim Piatu

Untuk kegiatan budaya atau hajatan, kata Fadeli, hanya boleh diikuti sebanyak 50 warga saja. Bahkan, kegiatan tersebut pun harus dilandasi
dengan adanya penerapan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan harus
tetap diberlakukan,” pintanya.

Terpisah, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono menambahkan,
selama pemberlakukan PPKM, ia bersama instansi terkait lainnya bakal
melakukan pendekatan secara persuasif ke masyarakat.

Baca Juga :  PPKM Diberlakukan di Lamongan, Penertiban Prokes Digencarkan

Ia menilai, kesadaran masyarakat sangat berperan penting selama
pemberlakukan PPKM itu. “Kita minta sinergitas masyarakat. Masyarakat
memiliki peranan penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here