Baitul Mal Kota Langsa Tuan Rumah Rakor Baitul Mal Aceh

Langsa, SumateraPost – Baitul Aceh Laksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Baitul Mal Aceh Timur, Baitul Mal Kota Langsa, Baitul Mal Aceh Tamiang, Baitul Mal Kota Sebagai tuan rumah, Rakor ini yang dibuka oleh Wakil walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid MM, pada kesempatan itu wakil walikota menyampaikan sejumlah masukan terkait peraturan Baitul Mal menjadi hambatan dalam proses penyaluran zakat maupun infak kepada masyarakat fakir miskin khusus bantuan rumah dhuafa.

“Bagaimana peraturan yang kita rumuskan harus mempermudahkan kita. Katakanlah ada program bantuan rumah dhuafa namun berbenturan dengan peraturan ditingkat provinsi sehingga pemerintah kota tidak bisa merealisasikan program ini,” kata Marzuki Hamid saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Baitul Mal Aceh dalam rangka pembinaan Baitul Mal kabupaten/kota se-Aceh, di Aula Setdako, Jum’at, 19 Februari 2021.

Baca Juga :  OPS Keselamatan Seulawah 2021, POLRI Bersama TNI Gelar Razia

Dikatakannya lagi, Ketika lambat disalurkan infak kepada masyarakat, ini akan memperburuk cita Baitul Mal selaku pemerintah. Padahal peraturan yang dibuat terlalu birokratis dan rumit.

“Olehkarena itu, ini menjadi masukan bagi komisioner dan sekretariat Baitul Mal Aceh maupun kabupaten/kota bagaimana melahirkan peraturan-peraturan yang mudah, inti dari infak adalah membantu masyarakat,” jelas Marzuki Hamid.

Baca Juga :  BUMG Gampong Lhok Banie Garis Merah

Komisioner Baitul Mal Aceh Dr. Abdul Rani Usman MSi, pada kesempatan itu mengatakan bahwa Baitul Mal sudah menjadi lembaga pemerintah oleh sebab itu lembaga tersebut harus hadir kepada umat.

Sumber zakat, kata Abdul Rani, tidak semata-mata pada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pedagang dan perkebunan juga mendapat sentuhan karena itu perintah Allah SWT.

Baca Juga :  Pemkab Atim Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Secara Virtual Dengan Pemerintah Aceh

“Zakat itu tidak memerlukan diskusi dan seminar lagi sebab ini firman Allah SWT bagaimana zakat bisa terkumpul,” kata Komisioner Baitul Mal Aceh tersebut.

Pada Rakor tersebut ketua Baitul mal kota Langsa, Alamsyah Abubakardin, menyampaikan kepada Baitul Mal Aceh, agar dapat memperjuangkan bantuan rumah fakir miskin yang sempat ada dulunya, namun tahun 2018 hilang sampai sekarang, jadi, Kata Alamsyah, jika perlu Baitul Aceh mengajak Baitul Mal Kabupaten/kota bersama memperjuangkan suapaya rumah fakir/miskin ini di masukan dalam Qanun.(Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here