Balai Pustaka – Titimangsa Foundation Helat Puisi Cinta untuk Indonesia

SumateraPost – Balai Pustaka dan Titimangsa Foundation mempersembahkan puisi Cinta untuk Indonesia.

Acara ini akan berlangsung Selasa (10/11) pukul 19.00 live di Youtube Balai Pustaka Official.

Happy Salma dari Titimangsa Foundation menjelaskan, ini sebuah program kolaborasi yang bertujuan untuk membangun solidaritas kepada para sastrawan Indonesia, seiring dengan kondisi saat ini karena adanya pandemi Covid-19. Mari kita saling menguatkan dengan rasa persaudaraan.

“Acara ini akan berlangsung pada Selasa (10/11) Pukul 19.00 WIB Live di YouTube Balai Pustaka Official,” katanya melalui rilis.

Acara yang berlangsung sekira 90 menit tersebut menampilkan Asmara Abigail, Atiqah Hasiholan, Budi Gunadi, Butet Kartaredjasa, Christine Hakim, Djenar Maesa Ayu, Fajar Merah, Happy Salma, Isbedy Stiawan ZS, Iqbaal Ramadhan, Kartika Wirjoatmodjo, Kurnia Effendi, M. Aan Mansyur, Marsha Timothy, Reda Gaudiamo, Reza Rahadian, Sha Ine Febriyanti, Slamet Rahardjo, Sri Krishna, Sutardji Calzoum Bachri, Taufiq Ismail, Umbu Landu Paranggi, Vino G. Bastian, Warih Wisatsana, dan Widi Mulia.

Selain itu menghadirkan puisi-puisi dari Abdul Hadi W. M., Asrul Sani, Chairil Anwar, D. Zawawi Imron, Dorothea Rosa Herliany, Hasan Aspahani, Isbedy Stiawan ZS, Joko Pinurbo, Kurnia Effendi, KH. A. Mustofa Bisri, M. Aan Mansyur, Mutia Sukma, Sapardi Djoko Damono, Slamet Sukirnato, Subagio Sastrowardoyo, Sutardji Calzoum Bachri, Taufiq Ismail, Umbu Landu Paranggi, Warih Wisatsana, Widji Tukul, dan WS. Rendra.

Acara ini sponsori oleh Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BTN, PT. Kereta Api Indonesia (Persero), ASKRINDO Insurance, PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero), dan Pelindo III.

Penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS yang dihubungi Jumat (6/11) malam, mengatakan dirinya akan membacakan puisi “Sebuah Jalan”. Puisi penyair berjuluk Paus Sastra Lampung tersebut pernah dimuat Basabasi.com.

“Saya sudah pengambilan gambar di Bukit Sakura, Kamis (5/11) bersama Djadin Production,” katanya.

Ia memilih Djadin karena selama selama ini telah bekerja sama membuat kanal youtube Paus Sastra Lampung yang kini sudah monetisasi (beriklan).

“Kru Djadin sudah tahu apa yang saya mau juga pada puisi-puisi saya. Jadi lancar saja,” ujar Isbedy.

Puisi Cinta untuk Indonesia juga memberi tag #PuisiCintaUntukIndonesia
#SastraIndonesia
#BalaiPustaka
#TitimangsaFoundation.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here