Balaikota Dikepung Pendemo, ‘Kami Tidak akan Bubar Sebelum Ketemu Bima Arya’

SumateraPost, Bogor – Balaikota Bogor dikepung pendemo, bela Rizieq Shihab diwarnai aksi saling dorong antara pendemo dengan Satpol PP. Pendemo merangsek masuk ingin bertemu Walikota Bogor, Bima Arya.

Aksi saling dorong bermula saat pendemo tengah berorasi sekitar 12:30 WIB. Beberapa pengunjuk rasa mencoba masuk ke halaman kantor Balaikota Bogor.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Perketat, Pemeriksaan Antigen Dikawasan Puncak Sabtu Minggu

“Kami tidak akan bubar sebelum Bima Arya, mau menemui para pendemo” kata Korlip aksi Ustad Asep Abdul Khodir Rabu (9/6/2021)

Langkah pendemo sempat terhenti, karena sejumlah petugas Satpol PP telah berjaga di tangga depan Balaikota Bogor.

Kejadian tidak berlangsung lama, kedua perwakilan mencoba menenangkan keadaan. Petugas keamanan mengajak perwakilan pengunjuk rasa untuk berdialog.

Baca Juga :  OR DI SEJUMLAH RUMAH SAKIT TINGGI, BUPATI Hj.NINA TINJAU ASRAMA HAJI

Aksi pendemo mendesak bebaskan Habib Rizieq Shihab dan meminta Walikota Bogor dapat bertemu Bima Arya. Dalam aksi tersebut, kaum ibu dan bapak serta para remaja hadir sejak pukul 11:00 WIB.

Para pendemo menuntut bebaskan Habib Rizieq. Selain tuntutan tersebut, mereka juga melantunkan shalawat sembari menunggu Bima Arya.

“Kami datang baik-baik kesini. Kami ingin bertemu dengan pak Bima Arya. Kami ingin bertanya kenapa hanya RS UMMI yang diusut, banyak prokes di Kota Bogor yang melanggar tapi tidak ada tindakan,” ujar mereka.

Baca Juga :  Polsek Cibinong Tengah Mengusut Pembuang Bayi Tersangkut Bebatuan Kali Cimahpar

Massa yang berjumlah sekitar 150 orang itu menuntut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bertanggung jawab atas dipenjaranya Habib Rizieq.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here