Banjir Landa Aceh Timur, Ribuan Warga Mengungsi

Sumaterapost, Aceh Timur – Akibat curah hujan tinggi sejak Jum’at mengakibatkan belasan kecamatan di Kabupaten Aceh Timur di landa banjir hebat. Amatan media ini dilokasi banjir. Ratusan pengendara terjebak saat melintasi jalan nasional tepatnya kawasan Desa Meudang Ara Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (5/12/2020).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur juga mengakui sebanyak 6.701 unit rumah di 15 Kecamatan di Aceh Timur terendam banjir hingga ribuan warga terpaksa harus mengungsi ketempat yang lebih aman.

“Curah hujan tinggi saat ini mengancam lebih dari separuh wilayah Kabupaten Aceh Timur dikepung banjir. Bahkan ribuan rumah terendam dan ribuan warga mengungsi,” sebut Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi di Idi, Aceh Timur, Sabtu (05/12).

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Dijelaskan bahwa tercatat sebanyak 1.931 jiwa dalam 481 kepala keluarga (KK) harus mengungsi ke rumah tetangga atau mushalla. Sedangkan 6.220 KK dari 24.315 jiwa masih bertahan di rumah mereka masing – masing.

Diterangkan sebanyak 16 dari jumlah total 24 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur diterjang banjir, mulai dari Kecamatan Peureulak Timur, Julok, Peudawa, Sungai Raya, Indra Makmur, Bireum Bayeun, Pereulak, Ranto Pereulak, Pante Bidari, Idi Tunong, Darul Salam, Pereulak Barat, Idi Rayeuk, Darul Ihsan dan Kecamatan Madat.

“Saat ini banjir terparah terjadi di Kecamatan Rantau Peureulak dan Peureulak, Sungai Raya dan Nurussalam,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Saat ino BPBD Aceh Timur telah mengerahkan seluruh petugas di Posko Bencana ke sejumlah titik untuk melakukan evakuasi warga yang terperangkap banjir, maupun warga membantu arus lalulintas disejumlah titik, sebut Ashadi.

Selain merendam ribuan rumah warga, beberapa titik ruas jalan lintas Banda Aceh – Medan, Sumatera Utara juga ikut tergenang air dengan ketinggian 50 hingga 80 Cm. Akibatnya kemacetan panjang terjadi dari dua arah berlawanan. Seperti kawasan kecamatan Nurussalam.

“Sejumlah titik di jalan lintas sumatera tergenang air hingga berdampak pada kemacetan, seperti di Desa Meudang Ara, Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kampung Baro Idi Cut Darul Aman dan Sungai Raya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Sedangkan jalan lintas Aceh Timur ke Kabupaten Gayo Lues lumbuh total kawasan di Kecamatan Rantau Peureulak. Genangan air mencapai 1,5 meter di Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak. “Rantau Peureulak lumpuh total. Arus transportasi ke Lokop dan Blang Kejeren, terputus,”urainya.

Saat ini berbagai fasilitas umum juga terendam air seperti UPT Puskesmas Darul Aman di Desa Gampong Keude dan Gedung SDN 2 Darul Aman di Kampung Keude.

“Sebagian besar aktifitas masyarakat lumpuh akibat banjir kali ini. Namun kita akan terus memantau perkembangan di sejumlah titik dan melaporkannya ke BPBA,” jelasnya. (Azhar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here